Jumlah Relawan Covid-19 Dibatasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Demi efektifitas, efisiensi kerja dan waktu pelaksanaan sosialisasi maka jumlah relawan untuk Posko Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Manokwari untuk sementara dibatasi.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Umum Relawan, Ronny Tamaela saat ditemui Papua Barat News di MANOKWARI, Kamis (26/3/2020).

Ronny mengatakan, jumlah relawan yang bergabung ke posko Covid-19 Kabupaten Manokwari terus mengalami peningkatan sejak posko tersebut dibuka pada Jumat (20/3/2020) yang lalu. Keadaan tersebut sangat berpengaruh terhadap kerja-kerja di lapangan karena sampai saat ini ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di Posko masih sangat terbatas.

“Kami menghargai dan menghormati niat baik teman-teman yang mau bergabung menjadi relawan di Posko ini. Semakin banyak orang malah semakin bagus. Tetapi, keterbatasan sarana dan fasilitas pendukung kerja menjadi kendala. Banyak sarana yang ada saat ini adalah sumbangan dari pihak-pihak yang peduli terhadap kegiatan ini,” ujarnya.

Dia menuturkan bahwa spirit yang terbangun dalam diri para relawan untuk melindungi dan menghindarkan Manokwari dari bahaya virus corona menjadi hal yang patut diapresiasi. Semakin pedulinya masyarakat terhadap kondisi ini dengan bersedia menjadi relawan, mengisyaratkan bahwa masyarakat sudah semakin sadar akan bahaya yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19.

“Akan tetapi perlu juga kita ketahui bahwa relawan ini baru bekerja dua hari. Masih banyak waktu yang harus dilewati untuk memerangi virus ini. Jangan sampai kita sudah kehabisan energi sebelum kerja kita selesai,” ujar Ronny.

Dia juga menerangkan bahwa semangat dan antusiasme relawan harus juga diimbangi dengan ketahanan fisik yang prima. Pihaknya belum menjamin kesiapan sumber daya yang ada untuk dapat menjalankan kerja-kerja  yang masih memakan waktu sekitar dua sampai tiga bulan ke depannya.

“Saat ini kita sedang berjuang melawan virus yang membatasi kumpulan orang dalam jumlah yang banyak sehingga kita batasi jumlah relawan untuk sementara waktu. Jika suatu saat dibutuhkan, kami akan sampaikan,” kata dia.

Menurut dia, sebelum turun ke lapangan tim relawan juga diwajibkan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai sehingga tidak menjadi kendala dalam aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk saat ini, setiap relawan menyediakan APD secara swadaya karena belum ada anggaran yang dimiliki oleh posko. Intinya, kita imbau kepada seluruh relawan untuk tetap mengindahkan SOP yang sudah ditetapkan,” ucap Ronny.

Disinggung mengenai jumlah anggaran yang direalokasikan oleh pemerintah daerah untuk penanganan kasus Covid-19 di Manokwari, dirinya menegaskan bahwa sampai saat ini belum mengetahui apakah dana tersebut sudah ada di tangan Satgas atau masih menunggu instruksi lanjutan.

“Kalau soal teknisnya, kami belum mengetahui hal tersebut. Nanti bisa dikonfirmasikan ke pihak terkait teknik pengelolaannya,” pungkasnya.(PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: