Kadishub Minta Maskapai Penerbangan Utamakan Keselamatan

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Pasca jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan Nomor penerbangan JT 182 tujuan Jakarta – Pontianak, pada Sabtu (9/1/2021) lalu menjadi perhatian serius seluruh maskapai penerbangan di Indonesia. Maskapai penerbangan diminta mengutamakan kepentingan keselamatan penumpang di atas keuntungan bisnis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Agustinus Kadakolo mengatakan, pasca jatuhnya pesawat Sriwijaya Air seharusnya seluruh maskapai yang ada di tanah air mempertimbangkan secara detail kesiapan dan kondisi pesawat sebelum terbang. Menurutnya maskapai wajib memberikan perlindungan keselamatan kepada  para penumpang.

“Keselamatan penumpang adalah yang hal yang utama dan tertinggi,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di Manokwari beberapa pekan lalu.

Agus menyebutkan, maskapai penerbangan wajib memeriksa dan menghentikan penerbangan apabila mendapat laporan tentang kondisi pesawat yang tidak dapat terbang karena bermasalah. Karena bagi dia, memaksakan pesawat tetap terbang adalah keputusan yang tidak tepat dan mengancam keselamatan penumpang.

“Peristiwa ini harusnya menjadi pembelajaran bagi semua maskapai untuk tidak gegabah dalam mengejar keuntungan bisnis semata,” paparnya.

Ia berharap maskapai penerbangan yang telah masuk di Papua Barat juga menjamin keamanan dan keselamatan penumpang. Tanggung jawab keselamatan penumpang ada di tangan pilot dan maskapai. Sehingga apabila pesawat tidak mampu terbang sebaiknya tidak dipaksakan.

“Sejak awal kemitraan dengan maskapai yang masuk ke Papua Barat telah kami tegaskan agar keselamatan penumpang menjadi prioritas maskapai,” tandas Agustinus.

Pihaknya berharap korban yang meninggal diberikan kedamaian, sementara keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Menurutnya tidak ada satu pun orang yang ingin mengalami kejadian seperti ini. Karena itu ia mengajak seluruh pelaku perhubungan baik maskapai maupun masyarakat pengguna memanfaatkan sarana transportasi yang ada  secara bijaksana.

“Kejadian ini harus menjadi pengalaman dan pembelajaran yang berharga bagi kita semua untuk bijaksana dalam segala hal,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 18 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: