Kapal Fajar Baru Terbakar di Dermaga Sorong

SORONG, papuabaratnews.co – Kapal penumpang, KM Fajar Baru 8 dengan rute Waisai-Sorong terbakar saat berada di dermaga Pelabuhan Rakyat Kota Sorong, Minggu (7/3/2021) sore.

Sebelum terbakar, kapal penumpang yang melayani rute sejumlah daerah di Papua Barat ini baru saja menurunkan penumpang di pelabuhan tersebut.

Saat terbakar,  kapal langsung ditarik ke tengah laut. Tindakan itu guna menghindari meluasnya kebakaran ke kapal lain yang bersebelahan dengan kapal tersebut.

Dari informasi seorang TKBM di dermaga pelabuhan rakyat, Kota Sorong, diduga api berasal dari dek dua.

“Informasi nya ada api muncul dari dek dua kapal. Tadi ada sekitar enam ABK yang langsung lompat ke laut. Kapal kemudian  ditarik menuju laut, jauh dari dermaga yang sebelumnya disinggahi kapal tersebut. Seluruh penumpang semua sudah turun dari kapal. Jadi tidak ada korban,” ungkap seorang TKBM yang enggan namanya diberitakan.

Hanya ada satu ABK yang lompat terakhir. Dia sudah dibawa ke rumah sakit. Kondisinya saya kurang tahu. Karena dia katanya mau padamkan api, namun karena api membesar di atas kapal, makanya dia lompat ke laut” tambahnya.

Saat kejadian, banyak warga tiba-tiba memadati areal pelabuhan. Mereka ingin melihat dari dekat peristiwa tersebut. Aparat kepolisian dengan tegas meminta warga menjauhi area kejadian terbakarnya kapal tersebut.

Dari pantauan media ini, mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Sorong tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIT dan berupaya memadamkan api yang terus membesar dan menghanguskan seluruh kapal.

Terbakarnya seluruh bodi kapal mengakibatkan kapal tersebut bergeser mengikuti arah angin dikarenakan tali kapal yang terlepas dari dermaga.

Sesekali terdengar bunyi letupan dari dalam kapal. Oleh karena itu, warga yang memadati pelabuhan rakyat diminta untuk meninggalkan lokasi kejadian.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Pihak otoritas pelabuhan dan keamanan di kota Sorong hingga saat ini belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penyebab kejadian terbakarnya kapal tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Komisaris Besar Adam Erwindi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden terbakarnya kapal penunpang itu.

Dijelaskannya, kapal naas itu baru saja tiba dari Waisai, Raja Ampat dengan membawah sekitar 138 penumpang.

Setelah sandar di pelabuhan rakyat Kota Sorong, sekitar pukul 18.30 WIT saat penumpang sudah turun dari kapal kemudian terjadi kebakaran. “Api diduga berasal dari dek 2 kapal. Sementara ini polisi sedang melakukan penyelidikan” ujar Erwindi.

Saat ini nahkoda kapal dan juga seluruh anak buah kapal sedang diamankan oleh pihak kepolisian guna dimintai keterangan. (PB7)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 8 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: