Karang Taruna Jarang Dilibatkan dalam Pembangunan Kampung

RANSIKI, papuabaratnews.coKetua DPD KNPI Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Joni Saiba menilai organisasi Karang Taruna Kampung yang ada di Kabupaten Mansel jarang dilibatkan oleh Pemerintahan kampung dalam berbagai program pembangunan di kampung, apalagi diakomodir dalam pemanfaatan dana desa.

Joni menduga hal tersebut dikarenakan minimnya pemahaman yang baik tentang kehadiran dan fungsi karang taruna di kampung-kampung.

Menurutnya, organisasi karang taruna merupakan salah satu elemen penting atau terdepan dalam gerakan pembangunan kampung. Sementara yang terjadi adalah sebagian besar pengurus karang taruna kampung hanya jadi penonton.

“Kami melihat belum semua kampung memiliki karang taruna. Yang sudah ada sekarang ini belum dilibatkan dalam berbagai program pembangunan kampung, padahal mereka penting dalam gerakan pembangunan kampung,” kata Joni Saiba kepada wartawa, belum lama ini.

Dia menyebutkan, sejak bergulirnya dana kampung yang jumlahnya cukup signifikan dari pemerintahan pusat, karang taruna malah tidak diperdayakan dengan baik.

Ia berharap, kedepan pemerintahan kampung mempunyai komitmen untuk melibatkan dan memberdayakan karang taruna secara optimal  dalam pembangunan kampung, termasuk diakomodir dalam pemanfaatan dana kampung.

“Mereka bisa sebagai penggerak, juga bisa sebagai pengontrol atau pengawas penggunaan dana kampung. Ini yang belum Nampak di kampung-kampung,”tukas Joni.

Joni lalu mengajak pemuda karang taruna untuk lebih proaktif melibatkan diri dalam pembangunan kampung, mereka tidak boleh lagi hanya menunggu atau berdiam diri.

“Sebagai kader Karang Taruna, bukan hanya dituntut mampu menyelesaikan persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, tapi bagaimana kader Karang Taruna mampu menciptakan dan membangun berbagai sektor yang berbasis di kampung,” paparnya. (CR-1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: