Kemenkumham Papua Barat Bagi Ratusan Masker

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat membagikan ratusan masker kepada warga di sekitar pantai Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Manokwari,  Sabtu (12/9/2020).

Pembagian masker diprioritaskan kepada pengguna jalan umum dan pengunjung lokasi wisata pantai pasir putih yang tidak mengenakan masker.

Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Anthonius Ayorbaba mengatakan,  pembagian masker yang dilaksanakan oleh jajaran Kemenkumham merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memutus rantai penularan Covid-19 di Papua Barat.

“Pembagian masker yang kami lakukan ini adalah wujud kepedulian Kemenkum ham pada situasi pandemic di daerah ini,” ujarnya.

Anthon menyebutkan, Kemenkumham mendorong pelaksanaan Budaya SEHAT. Budaya SEHAT, kata dia, adalah singkatan dari S (Selalu menggunakan masker), E (Etika batuk jika batuk dan bersin), H (Handsanitizer wajib dibawa dan digunakan), A (Air mengalir dengan sabun untuk cuci tangan bersih sehat) dan T (Tentukan jarak aman/phsycal distancing).

“Untuk seluruh jajaran Kemenkumham kita berusaha membudayakan gerakan Kami Pasti SEHAT,” jelasnya.

Menurutnya, imbauan dan sosialisasi penggunaan masker harus terus dilakukan. Hal itu mengingat masih rendahnya tingkat kesadaran warga menggunakan masker.

Anthon mengaku, kelompok muda-mudi masih banyak ditemukan tidak patuh menggunakan masker saat berada di luar rumah. Dia berharap, kegiatan pembagian masker menjadi langkah awal membangun kesadaran warga menggunakan masker.

“Dalam pembagian ini kita menemukan tingkat kesadaran warga menggunakan masker di Manokwari masih sangat rendah,  khususnya di kalangan muda/mudi,” urainya.

Ia meminta agar masyarakat menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Salah satunya dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas baik di dalam maupun di luar rumah. Kesadaran warga menggunakan masker dinilai menjadi langkah yang tepat dalam melindungi diri dan orang di sekitar di tengah meningkatkatnya konfirmasi kasus positif Covid-19.

“Menggunakan masker harus dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga,” terangnya.

Sementara itu, Nurbaya (35) salah satu warga Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur,  Kabupaten Manokwari,  mengaku setuju diberlakukannya penegakan penggunaan masker oleh pemerintah. Bagi dia,  penegakan aturan disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, agar jumlah kasus tidak makin bertambah.

“Kami setuju, karena virus Corona sudah makin banyak di Manokwari,” bebernya.

Nurbaya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, karena banyak sektor usaha non formal yang saat ini tengah terpuruk. Meskipun begitu, dirinya optimis pemerintah bersama warga saling bersinergi dengan membangun pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan. Sinergitas antara masyarakat dan pemerintah di Papua Barat dinilai mampu memulihkan situasi saat ini dari terjangan Corona Disesase Virus atau Covid-19.

“Butuh kerjasama dan komitmen dalam melawan pandemi Covid-19 di Papua Barat,” pungkasnya. (PB22)

***Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 14 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: