Manokwari kembali Agendakan Vaksinasi Massal

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Kabupaten Manokwari kembali mengagendakan vaksinasi massal bagi pelayan publik dan lansia. Agenda pemberian vaksin itu didasari atas masih banyak sasaran baik pelayan publik dan lansia yang belum tercover dalam vaksinasi massal beberapa waktu lalu.

“Kami berencana akan kembali melakukan vaksinasi masal selama tiga hari di Kantor Bupati Manokwari. Target sasaran sebanyak 3000 orang,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Marten Rantetampang, Senin 26 April 2021.

Menurut Marten, pihaknya sudah membicarakan perihal waktu pelaksanaan vaksinasi massal, yang diagendakan mulai Rabu (28/4/2021) hingga Jumat (30/4/2021). Pelaksanaan vaksinasi merupakan lanjutan dari tahap kedua yang diperuntukkan bagi ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Manokwari, lansia, tokoh agama, tokoh adat dan penyedia jasa layanan publik lainnya.

“Karena banyak juga yang tidak sempat ikut pada vaksinasi masal yang kita buat kali lalu di Gedung Wanita,” kata dia.

Dia menyebutkan, pihaknya masih menggunakan jenis Vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebagaimana yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi massal sebelumnya. Hal tersebut sekaligus memanfaatkan ketersediaan vaksin yang ada saat ini.

“Karena vaksin yang tersedia saat ini ada sekitar 3000 dosis, maka kita fokus untuk pemberian dosis pertama dulu. Selanjutnya akan kita usulkan untuk dosis kedua,” terang Marten.

Dia menjelaskan, selain akan menggelar vaksinasi massal di Kantor Bupati Manokwari, pihaknya juga berencana akan melakukan pelayanan serupa di Distrik Sidey. Hal tersebut didasari pada surat permintaan dari kepala distrik untuk melakukan rapid test kepada seluruh pegawai di lingkup pemerintahan Distrik Sidey.

“Kebetulan ada permintaan dari Pak Kepala Distrik untuk melakukan rapid test bagi pegawai di sana maka kita juga agendakan untuk pelaksanaan imunisasi vaksin. Sasarannya tetap sama yaitu ASN, lansia dan pelayan publik lainnya,” tuturnya.

Dia berharap, seluruh kelompok sasaran yang menjadi target pemberian vaksin secara massal ini dapat memanfaatkan moment tersebut sebaik-baiknya. Karena dengan secara sadar ikut mendapatkan vaksin, maka masyarakat telah membantu memutus rantai penularan Covid-19 di wilayah Manokwari.

“Juga membantu mewujudkan program herd immunity atau kekebalan kelompok,” tutup Marten. (PB25)

 

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 27 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: