Neraca Perdagangan Papua Barat April 2021 Surplus

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Provinsi Papua Barat periode April 2021, mengalami surplus baik dari sisi nilai maupun volume.

Sebab, nilai dan volume ekspor jauh lebih besar dibanding nilai dan volume impor.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Papua Barat Hendra Wijaya mengatakan, realisasi nilai ekspor Papua Barat pada April 2021 mencapai 162,63 juta dolar AS, sedangkan nilai impor hanya 0,46 juta dolar AS. Dengan demikian, terdapat surplus nilai perdagangan sebanyak 162,17 juta dolar AS.

“Neraca perdagangan Bulan April 2021 terdapat surplus,” kata Hendra Wijaya, melalui keterangan resminya, Kamis 10 Juni 2021.

Dia merincikan, nilai perdagangan pada Januari surplus 192,25 juta dolar AS (ekspor 197,11 juta dolar AS dan impor 4,87 dolar AS), pada Februari surplus sebanyak 132,25 juta dolar (ekspor 132,82 juta dolar AS dan impor 0,22 juta dolar AS), kemudian pada Maret juga terjadi surplus sebanyak 144,93 juta dolar AS (ekspor 146,49 juta dolar AS dan impor 1,56 juta dolar AS).

“Dan April kembali surplus 162,17 juta dolar AS,” jelas Hendra.

Sehingga, akumulasi nilai perdagangan Papua Barat sejak Januari sampai April 2021 mengalami surplus. Karena, total nilai ekspor dari Januari sampai April sebanyak 639,05 juta dolar AS dan total nilai impor dari Januari sampai April hanya 7,10 juta dolar AS.

“Nilai perdagangan dari Bulan Januari sampai Bulan April tahun 2021 terjadi surplus sebanyak 631,17 juta dolar AS,” ucap Hendra.

Dari sisi volume, sambung dia, perdagangan Papua Barat pada April 2021 mengalami surplus sebanyak 523,13 ribu ton. Sebab, volume ekspor jauh lebih besar yakni 523,13 ribu ton, dibanding volume impor yang hanya 0,0045 ribu ton.

“Volume perdagangan juga surplus,” jelas Hendra.

Hendra menerangkan, sejak Januari volume perdagangan mengalami surplus 584,76 ribu ton (ekspor 643,22 ribu ton dan impor 58,47 ribu ton), Februari mengalami surplus 462,02 ribu ton (ekspor 462,02 ribu ton dan impor 0,0005 ribu ton), pada Maret terjadi surplus 466,93 ribu ton (ekspor 467,77 ribu ton dan impor 0,85 ribu ton), dan pada April terjadi surplus sebanyak 523,13 ribu ton (ekspor 523,13 ribu ton dan impor 0,0045 ribu ton).

Dengan demikian, maka akumulasi volume perdagangan dari Bulan Januari sampai April surplus sebanyak 2036,83 ribu ton atau mengalami surplus.

“Terjadi surplus karena total volume ekspor dari Januari sampai April sebanyak 2096,14 ribu ton dan total impor hanya 59,32 ribu ton,” pungkas dia. (PB15)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 11 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: