Pemekaran 203 Kampung di Pegaf Segera Rampung

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak periode 2021-2024 terpilih, Yosias Saroy dan Marinus Mandacan optimis pemberkasan dokumen batas wilayah antara Pegaf dan Teluk Bintuni serta jumlah penduduk segera diselesaikan.

Bupati Terpilih Pegaf, Yosias Saroy mengatakan, pihaknya yakin dalam waktu yang tidak lama lagi 203 kampung segera disetujui oleh Menteri Dalam Negeri.

Kata dia, ada dua dokumen yang diminta oleh Mendagri yakni batas wilayah antara Pegaf dan Teluk Bintuni agar segera diselesaikan. Selain itu dokumen jumlah jiwa juga diminta sebagai persyaratan penerbitan SK kampung baru. Hal ini agar tidak terjadi masalah di kemudian hari setelah Surat Keputusan (SK) kampung diterbitkan.

“Dua dokumen ini yang akan kami kejar akan segera selesai karena masyarakat terus bertanya,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di Manokwari, Rabu (17/2/2021).

Menurutnya pemekaran 203 kampung telah dinantikan oleh masyarakat Pegaf.

“Pemekaran 203 kampung ini adalah PR kami untuk segera dituntaskan,” beber kader partai PAN Papua Barat ini.

Dia menambahkan pada pertemuan beberapa waktu lalu di Jakarta bersama Deputi 5 Kantor Kepresidenan, ia meminta agar proses pengajuan penerbitan SK 203 kampung baru di wilayah Pegunungan Arfak. Karena ditambahkannya seluruh dokumen primer yang menjadi persyaratan telah terpenuhi. Sehingga proses penerbitan SK kampung baru dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.

“Semua dokumen sudah ada di Kemendagri, tinggal dua dokumen saja yang tersisa,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 18 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: