Pemprov Salurkan Bantuan Pengaman Sosial di Pegaf

MANOKWARI,  papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat kembali menyalurkan bantuan sosial di Kabupaten Pegunungan Arfak, pada Jumat (15/5/2020). Bantuan jaring pengaman sosial ini terdiri dari paketan bahan pokok sebanyak 3.396 paket dan beras 10 ton.

Bantuan secara simbolis diberikan langsung oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan disaksikan Bupati Pegaf, Wakil Bupati dan Sekda serta aparat distrik dan kampung di Kantor Bupati Pegaf.

Dominggus Mandacan dalam sambutan menjelaskan, bantuan jaring pengaman ekonomi yang telah disiapkan oleh Pemprov Papua Barat melalui revisi alokasi anggaran APBD tahun 2020 mencapai 197,8 miliar. Pihaknya berharap bantuan sosial yang diberikan kepada warga terdampak mengurangi beban masyarakat di Pegaf.

“Sembako sebanyak 3.396 dan beras sebanyak 10 ton untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” bebernya.

Ia berharap bantuan paket sembako dan beras yang diberikan kepada masyarakat tidak membuat mereka terbuai. Justru bantuan tersebut merangsang masyarakat meningkatkan semangat berkebun  sebagai langkah antisipasi terburuk meluasnya pandemi Covid-19 di Papua Barat.

“Kita minta masyarakat tetap berkebun, sehingga ketika di Jawa mereka tidak kirim beras lagi ke sini, kita bisa tetap hidup dengan hasil kebun,” tandasnya.

Dominggus juga meminta peran aktif masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Corona di wilayah Pegaf. Jika ditemukan ada warga yang memiliki jejak rekam dari daerah terpapar, maka sangat diharapkan dapat melapor kepada tim Gugus Tugas Covid-19 di wilayah setempat.

“Masyarakat harus membantu gugus tugas dengan cara melaporkan adanya warga baru yang berasal dari luar Pegaf,” paparnya.

Dominggus menyebutkan tugas pemerintah selain memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak, juga memperhatikan masyarakat melalui program jaring pengaman ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pegaf Yosias  Saroy mengapresiasi kebijakan  Gubernur Papua Barat yang sungguh memperhatikan masyarakat di wilayah Pegaf. Menurutnya perhatian gubernur sangat dinantikan dan diharapkan oleh masyarakat Pegaf.

“Terima kasih atas perhatian Pak Gubernur pada kami di pegaf,  ini hal yang sangat luar biasa,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di halaman kantor Bupati Pegaf, Distrik  Anggi.

Yosias mengungkapkan sampai Jumat (15/5/2020), Pegaf masih berada dalam zona hijau. Namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan masyarakat untuk tidak mematuhi anjuran kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Justru menurutnya,  masyarakat diminta tetap melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah masuknya virus Corona di wilayah Pegaf.

“Kita bersyukur karena sampai hari ini,  Pegaf masih dalam zona hijau. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melawan corona di Papua Barat,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Pegaf, Yakomina Rumfabe menambahkan,  bantuan paket sembako yang diberikan Provinsi Papua Barat sebanyak 3.396 paket dan beras sebanyak 10 ton akan dibagikan langsung kepada warga.  Menurutnya penyaluran akan melalui lembaga keagamaan di 10 Distrik wilayah Pegunungan Arfak. “Nanti kita akan bagi ke 10 Distrik yang ada di wilayah Pegaf,” tutupnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: