Pemprov Minta Pertamina Siapkan Air Bersih bagi Warga Sanggeng

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pencemaran air Sumur warga RT 01/RW 06 Kelurahan Sanggeng,  Distrik Manokwari Barat,  Manokwari, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Melalui Surat Gubernur Papua Barat kepada Managemen PT Pertamina MOR VIII Jayapura Nomor: 360/562/G PB/2020 tanggal 15 April 2020, Gubernur dengan tegas meminta agar Pertamina menyiapkan air bersih sebagai alternatif  bagi warga yang sumurnya tercemar rembesan minyak dari tangki di terminal BBM Manokwari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Papua Barat, Abdul Latief Suaeri melalui Kepala Bidang Penataan dan Penegakan Lingkungan, Daniel Leonard mengatakan proses penyelesaian sumur air yang terkena dampak pencemaran minyak tangki BBM milik Pertamina harus segera diselesaikan. Daniel menegaskan masalah pencemaran air sumur warga ini mendapat perhatian serius dari gubernur.

“Hari ini kami undang Pertamina untuk membahas bersama solusi penyediaan air bersih bagi warga Sanggeng yang sumurnya terkena dampak rembesan minyak,” ujarnya di Manokwari,  Kamis (6/5/2021).

Daniel menyebutkan dialog dimaksudkan agar Pertamina bisa menyiapkan skema penanganan suplai air bersih bagi warga terdampak. Selain itu juga, pihaknya mengecek sejauh mana upaya yang sudah dilakukan Pertamina dalam menyediakan air bersih kepada warga. Sebab menurutnya, kebutuhan air bersih bagi warga terdampak sudah sangat mendesak karena warga menggantungkan hidupnya pada air dari sumur yang sudah tercemar itu.

“Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan utama bagi warga di sekitar khususnya untuk minum dan kebutuhan sehari hari lainnya sehingga harus diselesaikan secepatnya,” katanya.

Dia menambahkan Pertamina sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  telah menunjukan itikad baik untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga terdampak.  Beberapa alternatif solusi telah ditempuh untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga terdampak. Komitmen Pertamina untuk segera menyelesaikan persoalan pencemaran air sumur warga kata Daniel,  tetaplah harus diapresiasi. Pertamina dinilai telah melakukan kewajiban utama bagi masyarakat dengan memberikan dana ganti,  penyediaan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), penyediaan Bak Air dan Tandon bagi warga terdampak di Kelurahan Sanggeng.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan selama ini oleh Pertamina kepada warga terdampak,” sambung Daniel.

Sementara itu, Manager PT Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Manokwari, Sebedeus Pangandaheng menyatakan seluruh kewajiban utama Pertamina mulai dari penyediaan air bersih bagi 20 warga terdampak, pengecekan penyediaan air bersih dari PDAM bagi warga hingga penyediaan sumber air sumur alternatif yang aman dan sehat bagi warga terus dilakukan.

“Selama ini kami telah bekerja untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak,” jelasnya.

Sebedeus menuturkan selain penyediaan air bersih,  Pertamina juga melakukan instalasi jaringan air yang dibutuhkan untuk distribusi air bersih dari bak penampung dan akan melakukan pengujian sampel air secara periodik selama tiga bulan sekali. Ditambahkannya, seluruh kewajiban utama yang dikerjakan oleh Pertamina bagi warga terdampak akan dilaporkan ke instansi teknis terkait baik di provinsi maupun di kabupaten Manokwari. “Kami siap melaksanakan semua kewajiban kami,” pungkasnya.

Pantauan Papua Barat News,  turut hadir dalam pertemuan itu instansi teknis lainnya yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Barat serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manokwari. (PB22)

 

*Berita ini telah diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 7 Mei 2021.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: