Penyandang Disabilitas Akan Miliki Kartu BPJS Ketenagakerjaan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mengupayakan seluruh penyandang disabilitas yang berada di Provinsi Papua Barat  untuk memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami usahakan semua akan terlindungi dengan BPJS. Dinas Tenaga Kerja sudah percayakan kepada kami,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mince Watu kepada awak media di Manokwari, Sabtu (9/1/21) pekan lalu.

Mince menyebutkan, jaminan perlindungan sosial kepada para penyandang disabilitas merupakan salah satu tanggung jawab negara dalam mengakui hak-hak dasar masyarakatnya. Demikian juga dengan para penyandang disabilitas di Papua Barat yang berdasarkan data yang terhimpun saat ini mencapai 3200 orang.

“Rencananya semua dapat jaminan sosial ini sehingga kalau ada yang meninggal atau kecelakaan sudah ditanggung BPJS,” kata dia.

Dia menyebutkan, sejak digulirkannya program Tangan Kasih oleh pemerintah Provinsi Papua Barat dengan melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, tercatat sudah 5 orang masyarakat penerima bantuan Program tersebut yang sudah meninggal. Oleh karena itu,  pihaknya memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan sosial sebagaimana diharuskan oleh peraturan yang berlaku.

“Di Fakfak sudah kami bayarkan. Sementara itu untuk di Kota Sorong dan Manokwari akan segera kami selesaikan pembayaran jaminan sosialnya,” terang Mince.

Dirinya menuturkan, besarnya jaminan sosial yang diberikan kepada masing-masing penerima manfaat program Tangan Kasih yang meninggal dunia karena sakit adalah sebesar Rp 42 juta untuk setiap orang. Sedangkan untuk korban yang meninggal karena kecelakaan kerja, setiap orang dijamin senilai Rp 48 juta ditambah uang pemakaman Rp 10 juta.

“Ada juga santunan berkala senilai Rp 12 juta dan beasiswa untuk 2 orang anak sampai lulus sekolah,” lanjut dia.

Mince mengungkapkan, pihaknya menargetkan pada tahun 2021 yang akan datang, semua penyandang disabilitas yang ada di Papua Barat sudah memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut dilakukan supaya para penyandang disabilitas juga mendapatkan jaminan sosial yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Target kita, yang sudah terdata bisa dapatkan kartu BPJS di tahun ini,” tutup Mince. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 13 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: