PLN Siap Gulirkan Stimulus Listrik Triwulan Kedua

MANOKWARI, papuabaratnews.co – PT PLN (Persero) memastikan bahwa program stimulus kelistrikan akan kembali disalurkan pada kuartal kedua tahun 2021.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua & Papua Barat Abdul Farid mengatakan, program ini sesuai arahan dari pemerintah pusat untuk memberikan keringan pembayaran maupun pembelian listrik bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar seperti rumah tangga, pelaku UKM (usaha kecil dan menengah) serta pelanggan yang bergerak di bidang sosial, bisnis dan industri.

“Dengan adanya Covid-19 yang melanda dari tahun lalu, pemerintah memberikan stimulus listrik bagi pelanggan,” kata Farid saat menggelar konfrensi pers di Manokwari, Senin 22 Maret 2021 malam.

Dia menjelaskan, ada dua skema pemberian stimulus bagi pelanggan yakni 50 persen untuk pelanggan berdaya 450 VA dan 25 persen bagi pelanggan berdaya 900 VA bersubsidi. Selain itu, pelanggan sosial, bisnis dan industri menerima potongan 50 persen pembebasan biaya beban serta biaya pemakaian minimum.

“Diskon 50 persen diberikan kepada pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri yang berdaya 450 VA. Sementara 25 persen untuk golongan rumah tangga 900 VA,” terang dia.

Farid melanjutkan, diskon 50 persen dan 25 persen bagi pelanggan pascabayar langsung dipotong pada tagihan rekening listrik periode April 2021. Sedangkan prabayar, diskon 50 persen dan 25 persen langsung diperoleh ketika pembelian token listrik.

“Mulai April ini, PLN akan memberikan penyaluran stimulus kepada 86.413 pelanggan di Papua dan Papua Barat,” jelas Abdul Farid.

Ia menuturkan, perpanjangan stimulus yang diberikan kepada pelanggan tersebut diputuskan pemerintah pusat melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementrian Keuangan, serta Kementrian BUMN. Sehingga, kebijakan subsidi listrik dan program stimulus sektor kelistrikan kembali diperpanjang.

Sebelumnya, sejak April 2020 sampai Maret 2021 pemerintah telah memberikan stimulus 100 persen bagi pelanggan 450 VA dan 50 persen berdaya 900 VA.

“Setahun penuh ini pelanggan 450 VA tidak pernah melakukan aktivitas pembayaran rekening listrik,” ucap dia.

Farid optimis penyaluran program stimulus triwulan kedua ini berjakan optimal di Provinsi Papua dan Papua Barat. Dengan adanya perpanjangan kebijakan ini, pelanggan akan terbantu.

“Jadi mulai April sampai Juni 2021 ini, stimulus yang diberikan pemerintah itu separuh dari sebelumnya,” ucap Farid.

Data PLN, pelanggan pascabayar dan prabayar di Provinsi Papua Barat yang menerima stimulus pada Januari 2021 ada 34.781 pelanggan, Februari 2021 sebanyak 34.737 dan Maret 2021 sebanyak 34.686. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 23 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: