Dinas Kesehatan Fokus Reakreditasi Puskesmas

RANSIKI, papuabaratnews.co – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada refocusing anggaran, tetapi juga berpengaruh pada rencana yang telah disusun oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tidak terkecuali Dinas Kesehatan Manokwari Selatan.

Sebelumnya Dinas Kesehatan telah mengusulkan rencana reakreditasi puskesmas yang yang ada di daerah itu. Namun pandemi Covid-19 memaksa rencana reakreditasi yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 ini ditunda dan baru akan dilaksanakan pada tahun depan.

“Untuk reakreditasinya tahun ini sebenarnya, tapi harus mundur karena Corona,” kata Kepala Bidang Sumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinas Kesehatan Manokwari Selatan, Derek Rumbarar kepada awak media di Ransiki, belum lama ini.

Menurut Rumbarar, penundaan rencana reakreditasi ini tidak mengendorkan semangat mereka. Pihaknya kata dia, akan terus dan sedang fokus bina tenaga kesehatan di enam distrik.

“Kami terus membina, baik tenaga, persiapkan alat, maupun ruangannya. Pendampingan selama ini juga datang dari Kompak,” jelas Rumbarar.

Diketahui terdapat lima puskesmas di Kabupaten Mansel telah terakreditasi. Empat puskesmas akreditasi dasar dan satu madya.

“Yang dasar itu Isim, Tahota, Ransiki dan Momi Waren. Sedangkan Oransbari sudah Madya. Kalau Neney nanti kita persiapkan untuk dasar di tahun 2021 bersama kelima lainnya dalam reakreditasi nanti,”ujarnya.

Lebih lanjut Derek mengatakan reakreditasi bertujuan selain untuk mendapatkan sertifikat akreditasi, diharapkan pula bisa semakin meningkatkan pelayanan dan pengelolaan puskesmas-puskesmas yang ada di Manokwari Selatan.

Dia menyebutkan, akreditasi pada Puskesmas dilakukan berdasarkan  Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 46 Tahun 2015, yang menyebutkan bahwa Puskesmas yang telah terakreditasi akan dilakukan akreditasi ulang setiap 3 tahun sekali.

Diharapkan, kegiatan reakreditasi tidak sekedar untuk mendapatkan sertifikat. Tetapi untuk mewujudkan peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya berharap agar mutu pelayanan kesehatan kita harus terus ditingkatkan. Semoga apa yang kita harapkan bersama pada UPT  Puskesmas ini mendapat akreditasi tingkat paripurna,” tandas dia. (PB24)

***Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 21 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: