Jadwal UN SMK di Papua Barat Mulai 3 April 2018

MANOKWARI, PB News – Pelaksanaan ujian nasional (UN) sekolah menengah kejuruan (SMK) di Provinsi Papua Barat, akan dimulai pada Selasa hingga Sabtu (3-7 April 2018). Hal tersebut sesuai dengan surat keputusan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dengan nomor 3881/BSNP/III/2018, terkait dengan permohonan penangguhan jadwal pelaksanaan ujian di daerah setempat.

Kepala Pembinaan Ketenagaan Kependidikan dan Penyelenggara Tugas Pembantuan, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Papua Barat, Sudjanti Kamat, S.Sos.,M.Si, mengatakan, berhubung dengan adanya libur fakultatif yang bertepatan dengan penyelenggaraan UN SMK, maka pihaknya telah mengajukan permohonan penangguhan jadwal ujian kepada BSNP di Jakarta.

“Sebenarnya dimulai dari tanggal 2 April sampai dengan tanggal 5 April 2018, tapi itu bertepatan dengan libur perayaan Paskah kedua. Jadi kita bersurat ke BSPN supaya ujian di Papua Barat harus dimundurkan,” ujar dia, ketika dikonfirmasi oleh Papua Barat News, di ruang kerjanya, Rabu (21/3/2018).

Persetujuan penangguhan jadwal ujian dari BSNP, lanjut dia, telah diinformasikan kepada pihak sekolah di Provinsi Papua Barat. Sementara untuk pelaksaan UN bagi sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, diselenggarakan mulai Senin sampai Kamis  (9-12 April 2018).

“Jadwal ujian nasional untuk SMA dan sederajat itu tidak ada perubahan, jadwalnya tetap,” ujar Sudjanti selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2018.

Dirinya berharap, dengan adanya estimasi penangguhan jadwal pelaksaan UN tersebut, para siswa tetap menjaga fisik dan mental sebaik mungkin. Partisipasi dari orang tua pun sangat diperlukan dalam memperhatikan pola belajar dan istirahat anak.

“Siswa-siswa harus jaga kesehatan, tidur tepat waktu dan jaga pola makan. Pola belajarnya itu tetap dijaga. Orang tua harus perhatikan itu,” papar dia.

Disinggung soal pelaksaan USBN yang sedang berjalan, dia menjelaskan, ada beberapa hambatan yang dialami sekolah, namun kondisi itu bisa diatasi dengan baik karena di kabupaten/kota telah dipersiapkan helpdesk demi menjaga kestabilan pasokan listrik dan jaringan internet.

“Kendalanya adalah terjadinya pemadaman listrik, tapi saya sudah perintahkan kepada helpdesk di kabupaten/kota, seperti PLN dan Infokom,” terang dia.

Sebagai informasi, pihak BSNP juga meminta agar Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat dapat mempersiapkan dan mengantisipasi rencana penggunaan fasilitas ujian nasional berbasis komputerisasi (UNBK) yang penyelenggaraan secara sekaligus antara SMK dan SMA. (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: