Kadisdik Tambrauw Pantau USBN di Kebar

TAMBRAUW, PB News – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tambrauw, Agustinus Lewerissa, S.Sos melakukan pemantauan sekaligus pembukaan pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) bagi pelajar kelas VI SD YPK 10 Imanuel Anjai Distrik Kebar, Rayon 7 Kabupaten Tambrauw, pada Kamis (3/5/2018).

Lewerissa mengatakan, pelaksanaan USBN berlangsung serentak di seluruh Indonesia sejak 3 Mei hingga 5 Mei 2018. Pendidikan dasar merupakan kunci utama untuk meletakan fondasi yang kuat bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya, terutama dalam pembentukan SDM. Suksesnya pendidikan di tingkat dasar, lanjut dia, ditunjang dari beberapa komponen penting seperti guru berkualitas, orang tua, pihak sekolah, pemerintah daerah dan para tokoh-tokoh adat, masyarakat maupun agama untuk itu dibutuhkan sinergitas.

“Semua harus bergandengan tangan memajukan pendidikan terutama dalam menyiapkan SDM berkualitas dari pendidikan dasar di Kabupaten Tambrauw,” ujar Lewerissa.

Dia juga mengakui banyak siswa lulusan SD ditemukan belum bisa membaca dengan baik dan benar. Maka, pemerintah daerah akan berupaya memperbaiki mekanisme pendidikan.

“Kita tidak mau hal itu terjadi di Kabupaten Tambrauw, maka kita sangat serius membenahi sistem pendidikan dasar di Kabupaten Tambrauw,” ujarnya.

Pembenahan pendidikan dasar itu, lanjut Lewerissa salah satunya yaitu dengan mempersiapkan tenaga-tenaga pendidik yang bermutu, termasuk guru kontrak lulusan PSGD maupun guru mata pelajaran.

Pelajar telah dipersiapkan cukup lama oleh pihak sekolah sebelum pelaksanaan USBN, dengan memberikan pelajaran tambahan menghadapi ujian sekolah lokal dan USBN.

Sementara itu, Ketua Panitia USBN Rayon 7 Kebar Odia Wabia, mengatakan, pelaksanaan USBN di rayon 7 diikuti oleh empat sekolah yaitu SD Imanuel Anjai, SD YPK 24 Lahai Roi Atai, SDN Wasangon dan SD Inpres Hakmuri.

Sebagai informasi, USBN untuk siswa SD diikuti oleh 515 siswa yang terdiri dari 285 siswa dan  230 siswi yang tersebar di  45 sekolah yaitu 27 sekolah negeri dan 19 sekolah swata. Teknis pelaksnaan USBN ini dibagi dalam 9 rayon yaitu rayon 1 Sausapor dan Werur, rayon 2 Kwor dan sektanya, rayon 3 Yembun dan Bamusbama, rayon 4 Abun, rayon 5 Fef, rayon 6 Senopi, rayon 7 Kebar, rayon 8 Inam, rayon 9 Amberbaken dan rayon 10 Mubrani.

Dan 15 orang pengawas yang disebarkan di 10 rayon. (PB9)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: