Papua Barat Siap Laksanakan UNBK

MANOKWARI, PB News –  Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat mengungkapkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputerisasi (UNBK) di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah siap. Segala persiapan dari sisi infrastruktur pendidikan seperti, ketersediaan peralatan komputer, stabilnya jaringan internet, pasokan listrik yang memadai dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dari para murid itu sendiri pun dipastikan tidak mengalami hambatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Kependidikan dan Penyelengaraan Tugas Pembantu Dinas Pendidikan Papua Barat, Sudjanti Kamat, S. Sos.,M.Si, menjelaskan, jumlah SMA di Papua Barat yang melaksanakan UNBK adalah 77 dari 120 SMA. Sedangkan SMK hanya 19 dari 52 SMK.

“Kalau jumlah peserta sekitar delapan ribuan untuk SMA dan tiga ribuan SMK,” tutur dia, saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, pada Kamis (8/3/2018).

Untuk persiapan pelaksanaan UNBK, kata dia, alokasi dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Barat berjumlah Rp7,5 milyar dan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperkirakan mencapai Rp5 milyar.

Dia pun menjelaskan, pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi peserta di SMK sudah berjalan sejak Februari 2018.

“Sementara untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tanggal 19 Maret 2018 ini sudah mulai jalan,” terang dia.

Hingga saat ini, sejumlah tahapan pun sudah diselenggarakan misalnya,  sosialisasi ujian nasional, pembagian pos jadwal ujian, pertemuan dengan para kepala sekolah guna menyatukan persepsi.

“Apa yang akan dilakukan sekolah, tim penyelenggara, dan pemerintah daerah,” kata dia.

Disinggung soal tim teknis, kata dia, pihaknya telah mengupayakan SDM teknis akan dioptimalkan dalam menjaga stabilitas pelaksanaan.

“Pasokan listrik, kami punya heldesk untuk membantuk pelaksanaan UNBK seperti PT PLN dan Diskominfo,” kata dia.

Dirinya pun memberikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana karena keseluruhan SMK dan SMA siap melaksanakan UNBK ini.

“Saya apresiasi kepada kaimana karena semua sekolah di sana siap laksanakan UNBK ini,” kata Sudjanti.

Sebagai informasi, ada beberapa kabupaten yang tidak melaksanakan UNBK yakni Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Kabupaten Wondama, dan Manokwari Selatan (Mansel). (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: