Pemuda Katolik Tambrauw Gelar Diskusi Publik

MANOKWARI, PB News – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tambrauw menggelar diskusi publik bertema ‘Quo Vadis Kabupaten Tambrauw’ di Aula Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Papua – Manokwari, pada Rabu (19/8/2020).

Penyelenggaraan diskusi bertujuan untuk mengenang 10 tahun wafatnya tokoh adat Tambrauw, Yoseph Thomas Hay.

Ketua Pemuda Katolik Tambrauw, Maria Lovernia Hay, mengatakan, selama satu dekade pemakaran Tambrauw menjadi kabupaten, pembangunan sumber daya manusia (SDM) belum berjalan maksimal sesuai ekspektasi bersama.

“Ini adalah tanggung jawab kita sebagai generasi penerus yang bakal menjadi pemimpin di daerah,” ujarnya.

Melalui penyelenggaran diskusi, kata dia, mahasiswa sebagai masyarakat Ilmiah sangat diharapkan memberikan kontribusi pemikiran kepada pemerintah daerah guna memformulasikan pembangunan SDM di masa mendatang. Selain itu, pembangunan daerah akan bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Diskusi ini adalah cara paling santun dan etis yang dilakukan oleh masyarakat ilmiah. Tidak harus dengan aksi demonstrasi. Tetapi apabila hasil diskusi tidak ditindaklanjuti secara baik maka demonstrasi adalah jalan terakhirnya,” tegas Maria.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro (Karo) Hukum Setda Provinsi Papua Barat Robert Hammar, menerangkan, diskusi merupakan ruang yang paling strategis dalam memboboti kinerja pemerintah.

Salah satu langkah pembangunan SDM telah mampu ditunjukkan melalui kegiatan hari ini. Hal itu sesuai dengan visi dan misi pembangunan potensi SDM melalui organisasi di daerah.

“Saya menyambut baik digelarnya diskusi publik sebagai bentuk pemberian sumbangsih, baik kritik yang konstruktif dan solutif dalam mendukung kerja pemerintah,” ungkapnya.

Pemuda, kata dia, harus mendorong pemerintah daerah merumuskan peraturan daerah khusus (Perdasus) yang mengatur tentang pemenuhan hak-hak masyarakat adat atas pembangunan SDM dan juga tanah adat.

“Pemuda tidak saja mengkritisi ketertinggalan daerahnya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan manusianya,” kata dia.

Berdasarkan pantauan media ini, turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR Papua Barat dari jalur pengangkatan Barnabas Sedik, Romo Januarius Vaenbes Pr, Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua Barat, Perwakilan PMKRI dan seluruh anggota Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tambraw. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: