Sekolah Butuh Bantuan Genset, Antisipasi Pemadaman Listrik

MANOKWARI, PB News – Menjelang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputerisasi (UNBK), pihak sekolah membutuhkan bantuan mesin genset mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ketika ujian sedang berlangsung.

Wakil Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manokwari, Lucinda P Mandobar, M.Pd, mengatakan, kecukupan suplay listrik, jaringan internet dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan UNBK di Kabupaten Manokwari. Dari ketiga faktor tersebut, yang dikhawatirkan adalah ketidakstabilan pasokan listrik apabila dilakukan perbaikan peningkatan daya oleh pihak PLN.

“Kami (SMAN 1) butuh genset untuk antisipasi dengan daya sekitar 40 ribu watt, dan kami belum punya,” ujar dia, saat dikonfirmasi Papua Barat News, di ruang kerjanya, Senin (26/3/2018).

Pada pelaksaan ujian nasional (UN) periode sebelumnya, dia menjelaskan, pihaknya mendapat bantuan mesin genset dari para alumni. Untuk itu, penyelenggaraan UN April 2019 pihak sekolah berharap adanya kebijakan dari pemerintah daerah mengcover kebutuhan listrik tersebut.

Dia pun mengungkapkan, pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) yang sedang bergulir sejak 15 Maret 2018 sempat terjadi pemadaman listrik, namun tidak menjadi penghambat karena materi ujian bisa diakomodir keesokan harinya. Kondisi tersebut, tidak diinginkan terjadi pada penyelenggaraan UN SMA yang mulai diselenggarakan Senin sampai Kamis  (9-12 April 2018).

“Jangan sampai UN lampu padam karena koneksi servernya ke pusat, beda dengan USBN yang sedang berjalan ini servernya lokal, jadi kalau ada pemadaman bisa besok baru ujian. Yang kami takutkan lampu padam saja,” ujar Lucinda.

Hal senada juga dilontarkan oleh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kabupaten Manokwari, Raymond L. Pattikawa.

Dia menjelaskan, persoalan pasokan listrik perlu dicari alternatif sehingga pelaksanaan UNBK bagi SMK yang dimulai sejak Selasa hingga Sabtu (3-7 April 2018) bisa berjalan lancar, sedangkan untuk jaringan internet tidak mengalami hambatan.

“Siapkan mesin ganset itu bagi sekolah-sekolah yang melaksanakan ujian nasional ini, supaya aman. Karena listrik ini sering padam,” tutur dia.

 

Dana BOS belum cair

Alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahap pertama periode 2018 digelontorkan demi kelancaran operasional sekolah sesuai dengan petunjuk dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), hingga saat ini belum dikucurkan. Hal tersebut dapat menggangu kegiatan belajar mengajar di sekolah, terutama menjelang pelaksanaan ujian nasional.

Keterlambatan itu pun mengharuskan pihak sekolah mencari cara demi kelancaran pelaksanaan UN April mendatang.

“Ya mau tidak mau kita harus pinjam dulu, karena sampai sekarang ini apalagi mau ujian nasional tapi dana BOS belum turun,” terang Raymond L. Pattikawa.

Sedangkan, Lucinda P Mandobar menjelaskan, perihal kemoloran pendanaan ke setiap sekolah melalui alokasi dana BOS sudah diperkirakan oleh pihak SMAN 1. Untuk itu, mekanisme yang digunakan adalah penggunaan dana BOS triwulan 3 dan 4 dipersiapkan bagi pelaksanaan USBN dan UNBK 2018. Selain dana BOS, kata dia, bantuan dana pendidikan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pun belum dicairkan.

“Jadi laporan dana BOS triwulan 3 dan 4 itu belum diselesaikan karena dananya kita siapkan untuk ujian ini. Belajar dari tahun sebelumnya itu, dana BOS itu tidak cepat cair. Kami antisipasi supaya tidak menghambat kegiatan ujian ini,” tutur dia.

Telah diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Kependidikan dan Penyelengaraan Tugas Pembantu Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Sudjanti Kamat, S. Sos.,M.Si, mengakui bahwa, hingga saat ini dana BOS tahap awal periode 2018 belum dicairkan ke setiap sekolah-sekolah di Provinsi Papua Barat.

“Dana BOS belum juga cair, saya harap bisa cair supaya tidak menghambat ujian ini,” pungkas Sudjanti.(PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: