SKK Migas-KKKS Pamalu Salurkan Ribuan Bantuan Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.co Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi – Kontraktor Kontrak Kerjasama Papua dan Maluku (SKK Migas-KKKS Pamalu) mengklaim telah menyalurkan ribuan bantuan alat medis dan non medis untuk membantu pemerintah tangani masalah penyebaran Covid-19.

Kepala Departemen Humas Perwakilan SKK Migas Pamalu Galih W. Agusetiawan, mengatakan, industri hulu Migas di Papua Barat telah menyalurkan ribuan peralatan pendukung medis sejak April 2020 hingga saat ini. Lebih dari 41.000 masker non medis, 1.100 masker N95, 7.200 masker bedah medis, 6.200 sarung tangan latex, 2.000 kaca mata/face shield, dan ratusan thermogun (pengukur suhu tubuh), serta alat pelindung diri (APD) tenaga medis (lengkap dengan baju hazmat dan perlindungan lainnya), termasuk alat test cepat Covid – 19, telah disalurkan.

“Seluruh dukungan kegiatan SKK Migas Pamalu kepada Pemerintah Papua Barat, merupakan bagian dari biaya kegiatan operasional hulu migas, bukan bersumber dari APBN ataupun APBD,” ujar Galih kepada Papua Barat News, Kamis (16/7/2020).

Selain itu, untuk keperluan pencegahan di tengah masyarakat, lebih dari 32.000ml cairan disinfektan (lengkap dengan alat semprotnya), dan 3.500 Handsanitazier, 2.000 vitamin untuk menambah imun tubuh, serta beberapa alat cuci tangan portable, telah diterima oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid – 19 Papua Barat.

“Dukungan kami kepada pemerintah juga sebenarnya bukan baru kali ini, tetapi sudah berlangsung sejak April 2020,” katanya.

Sementara itu, dalam upaya mendukung Pemerintah Papua Barat dan Gugus Tugas Covid – 19 guna meminimalisir dampak ekonomi yang terjadi, SKK Migas Pamalu menggandeng organisasi-organisasi keagamaan untuk menyalurkan materi komunikasi dan jaring pengaman sosial (JPS) kepada masyarakat.

Sedikitnya ada 3.000 paket yang terdiri dari 1.500 paket komunikasi dan 1.500 paket JPS berupa bahan pokok makanan yang dibagikan kepada masyarakat melalui organisasi keagamaan, yakni Klasis GKI dan Badan Amil Zakat (Baznaz) Manokwari. Ribuan paket itu akan didistribusikan kepada yatim-piatu, duda-janda lanjut usia dan keluarga terpapar Covid – 19.

“Masyarakat yang mendapat pendistribusian paket dari SKK Migas ini, sesuai usulan dari organisasi usulan organisasi keagamaan tersebut. Secara simbolis, GKI diterima oleh Ketua Klasis, Pendeta Johanis Mamoribo. Sementara Baznas diterima oleh Wakil Ketua, Sali Pelu,” ujar Galih.

“Paket akan terus kita salurkan sampai keadaan benar-benar pulih,” katanya lagi. (PB15)

 

“Artikel ini telah tayang di Harian Papua Barat News, edisi  Jumat 17 Juli 2020”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: