Korupsi Dana Hibah, LP3BH Pertanyakan Kelanjutan Penyelidikan oleh Kejati Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy, mempertanyakan kelanjutan penanganan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah Papua Barat, senilai Rp598 miliar.

“Setahun sudah kasus dana hibah Bidang Keagamaan dan Kemahasiswaan di salah Satu Biro pada Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, dalam penanganan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat. Kerugian negara mencapai Rp68 miliar, tapi sejauh ini belum ada perkembangan pasti,” kata Warinussy kepada Papua Barat News, Minggu (21/3/2021).

Menurut Warinussy, indikasi perbuatan melawan hukum dalam kasus itu sudah diperoleh penyidik, melalui kerugian negara senilai Rp68 miliar. Kerugian tersebut harus menjadi dasar bagi Kejati Papua Barat untuk segera meningkatkan tahapannya dari penyelidikan ke penyidikan, iaitu melakukan penetapan tersangka.

“Sudah sewajarnya Kejati Papua Barat menindaklanjuti tahapan penanganan perkara dana hibah serta menetapkan tersangkanya dengan berlandaskan sekurang-kurangnya dua alat bukti. Saya kira publik menanti janji Kejati Papua Barat, dalam penuntasan kasus itu,” kata Warinussy.

Warinussy menuturkan, berdasarkan catatan LP3BH, sedikitnya sudah ada delapan orang yang diperiksa sebagai saksi, dalam kasus tersebut. Bahkan tim Jaksa Penuntut juga telah berencana melakukan pemeriksaan terhadap lembaga atau organisasi penerima hibah diluar Manokwari.

Organisasi itu dianggap sebagai penanggungjawab penerima hibah, dan mereka tersebar disejumlah wilayah, seperti Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Kota Sorong, dan Kabupaten Raja Ampat hingga Jayapura, Provinsi Papua.

“Mungkin sudah harus dinaikan status penanganan kasus itu, dari penyelidikan ke penyidikan. Apalagi pihak Kejati sudah pernah ‘berjanji’ akan segera meningkatkan proses penegakan hukum,” kata Warinussy. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 22 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: