13 ODKB di Manokwari Dapat Pelayanan E-KTP

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sebanyak 13 Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB) di Manokwari mendapatkan layanan perekaman E-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manokwari, Jumat (15/1/2021).

“Hari ini kami melayani 13 saudara kita penyandang disabilitas berat yang belum memiliki E-KTP,” ujar Plt Kepala Dinas Dukcapil Manokwari Sikhalik di Manokwari, Jumat (15/1/2021).

Pelayanan kepada para ODKB tersebut terselenggara berkat adanya koordinasi yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Kemanusiaan (KPK) Manokwari dengan  Dinas Dukcapil Manokwari. Dari hasil koordinasi, diketahui ada sejumlah ODKB yang telah berusia lebih dari 17 tahun tetapi belum memiliki KTP.

“Mereka melaporkan kepada kami datanya dan kita tindaklanjuti. Dari itu saya perintahkan kepada staf untuk turun langsung ke rumah dan lakukan perekaman E-KTP,” Sikhalik menambahkan.

Meskipun dikategorikan sebagai orang berkebutuhan khusus dan memiliki kekurangan secara fisik maupun psikologi, para ODKB tersebut adalah warga negara Indonesia dan berhak mendapatkan perlakuan dan layanan yang sama seperti warga lainnya.

“Hak mereka tidak bisa disepelekan. Negara bertanggungjawab mengurusi mereka,” ungkap Sikhalik.

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Kasih (KPK) Manokwari Beno Rahaor menuturkan, selama hampir satu tahun terakhir pihaknya melakukan observasi dan pendataan terhadap ODKB yang ada di Manokwari. Dalam setiap moment bertemu dengan ODKB, pihaknya juga mendengarkan semua keluhan yang disampaikan oleh mereka.

“Salah satu keluhan yang kami anggap perlu segera ditindaklanjuti adalah kepemilikan KTP. Karena itu sangat berpengaruh pada hak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, dari data yang dihimpun di lapangan tercatat 15 orang dengan kondisi fisiknya serta mental yang sangat memprihatinkan. Oleh karena keterbatasan tersebut maka Komunitas yang dipimpinnya berusaha melakukan koordinasi dengan Dinas Dukcapil Manokwari agar dapat memberikan layanan perekaman E-KTP di rumah ODKB yang bersangkutan.

“Setelah berkoordinasi dengan pigak Dinas, ternyata responnya sangat baik sehingga kegiatan hari ini dapat berjalan. Karena mereka ini kondisi fisik dan mentalnya sangat memprihatinkan. Ada yang tidak bisa bergerak dari tempat tidur” beber Beno.

Dia menjelaskan, temuan adanya ODKB tersebut belum menyasar ke daerah-daerah yang berada jauh dari kota. Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan tracing untuk mengetahui keberadaan para penyandang disabilitas berat tersebut agar bisa mendapatkan pelayanan yang sama.

“Kami juga meminta kepada setiap kita yang mengetahui adanya informasi terkait keberadaan ODKB ini di tempatnya, supaya bisa menginformasikan kepada kami,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 18 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: