Berita Utama

16 Nakes di Puskesmas Sanggeng Sudah Dapat Vaksinasi Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sebanyak 16 orang tenaga kesehatan atau nakes yang bertugas di Puskesmas Sanggeng, Manokwari, telah mendapat vaksinasi Covid-19. Mereka disuntik vaksin jenis Sinovac, sejak dilauching oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kamis (14/1/2021).

Kepala Puskesmas Sanggeng, dr. Yvonne F. Kalele mengatakan, pelayanan vaksinasi yang dilakukan oleh faskes yang dipimpinnya itu sudah dilakukan sejak Sabtu, (16/1/2021). Sebagai salah satu Faskes di Manokwari yang disiapkan untuk melayani pemberian vaksin, pihaknya selalu siap untuk menjalankan amanat tersebut.

“Hari ini adalah hari ketiga pelayanan kita. Dan hari ini, sampai dengan sesi kedua, sudah ada 8 Nakes yang divaksin,” ujarnya kepada Papua Barat News, Selasa (19/1/2021).

Menurut dr. Yvonne, prosedur pelayanan di Puskesmas Sanggeng dilakukan sesuai dengan Juknis yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu 3 sesi perhari. Sesi pertama dibuka Pkl 08.00 sampai dengan Pkl 10.00 WIT. Selanjutnya sesi kedua dimulai Pkl 10.00 sampai Pkl 12.00 WIT. Sedangkan untuk sesi ketiga kami buka dari Pkl 13.00 sampai dengan Pkl 15.00 WIT.

“Pelayananan vaksin di Puskesmas Sanggeng pada tahap pertama ini akan dilakukan hingga tanggal 21 Januari 2021 yang akan datang. Jadi masih tersisa tiga hari,” ucap dr. Yvonne.

Dia menjelaskan, selain memberikan pelayanan terhadap Nakes yang bertugas di Puskesmas Sanggeng yang berjumlah 90 orang, pihaknya juga melayani Nakes dari Fasilitas Kesehatan (Faskes) lainnya yang mendaftar untuk menerima layanan di Puskesmas tersebut.

“Jadi semua tergantung pada pilihan Nakesnya. Kalau memang mau diberikan pelayanan di sini, kami siap layani,” ungkapnya.

Dia menuturkan, selama pelayanan yang sudah dilakukan tiga hari, pihaknya belum menemukan adanya Nakes yang menolak divaksin. Hanya ada kendala ringan yang dialami pada saat screening seperti suhu tubuh yang tinggi.

“Tapi setelah istirahat beberapa waktu hingga suhu tubuhnya kembali normal, mereka akhirnya divaksin juga,” kata dia.

Dirinya berharap kepada seluruh Nakes yang sudah terdaftar sebagai penerima vaksin agar bisa segera kembali mendaftarkan diri di Faskes masing-masing sesuai dengan aplikasi yang sudah diterima. Karena dengan memberikan diri divaksin, para Nakes sudah menjadikan diri sebagai contoh kepada masyarakat dalam menunjukkan manfaat vaksin bagi kekebalan tubuh.

“Supaya masyarakat kita lebih cepat teredukasi dengan manfaat vaksin dan apa yang kita rasakan setelah divaksin,” tutup dr. Yvonne. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 20 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.