Berita Utama

444 Nakes di Manokwari Sudah Terima Vaksin

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Manokwari, Marthen Rantetampang mengungkapkan hingga Rabu (27/1/21) tenaga kesehatan (nakes) yang sudah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 444 orang.

Dijelaskan vaksin yang telah didistribusi ke fasilitan layanan kesehatan (fasyankes) sebanyak 770 vial. Artinya vaksin yang sudah digunakan dari 770, yang terimunisasi sebanyak 444 sehingga masih ada sisa 326 vaksin yang sudah terdistribusi dan belum digunakan. Karena bisa jadi dalam satu layanan tidak semua nakes bisa terimunisasi karena melalui skrining, dan ada penyakit penyerta lainnya.

“Itu menjadi penghambat untuk mendapat vaksin pada hari itu. Sisanya 326 vial yang tersebar disemua layanan yang melakukan pemberikan imunisasi sinovac, khusus puskesmas dan rumah sakit,” bebernya saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021).

Lanjut Marthen, Kabupaten Manokwari diberi jatah sebangam 4.200 vial untuk dua kali dosis. Adapun sisa vaksin yang ada di kantor Dinas Kesehatan Manokwari saat ini sebanyak 3.756 vial yang belum diambil.

“Layanan akan mengambil sesuai dengan kebutuhan,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, untuk vaksin dosis pertama ini baru tercapai 25 persen dari sekira 1.800 nakes yang terdaftar. Tahapannya jika dihitung dari tanggal 14 Januari maka hari ini atau besok sudah bisa dilakukan untuk suntikan kedua.

Sekretaris Dinas Kesehatan Manokwari, Yosina Orboi mengakui banyak kendala dalam pelaksanaan vaksinasi. Diantaranya ada nakes yang sudah siap tetapi kesehatannya terganggu karena harus melalui skrining, dan ada nakes yang alamat yang didaftarkan tidak sesuai dengan yang ada diaplikasi dan sudah ada petunjuk dari Kementerian Kesehatan, bagi yang tidak bisa mengakses di aplikasi maka cukup menggunakan e-KTP ke puskesmas terdekat, sehingga diharapkan semua nakes bisa divaksinasi.

Ia menyebutkan sejauh ini ada sekira 22 fasyankes yang telah mendaftarkan diri untuk menerima vaksinasi.

“Semua sudah mengambil vaksin sesuai dengan kebutuhan, jika ada vaksin akan dikembalikan ke dinas kesehatan,” sebutnya.

Sementara itu, untuk vaksinasi ditingkat masyarakat ditergetkan pada di akhir tahun ini, setelah garda terdepan, TNI Polri, ASN rampung divaksin.

“Ditargetkan semua rampung tahun ini,” tukasnya. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 28 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.