Berita UtamaInforial

Amankan Pilkada, 300 Personil Brimob Nusantara Tiba di Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co– Sebanyak 300 personil Brimob Nusantara dikerahkan ke Papua Barat untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember mendatang. Ratusan personil Brimob yang tergabung dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) itu akan ditempatkan di Sorong, Teluk Bintuni dan Manokwari.

Kepala Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi mengatakan, jumlah keseluruhan BKO Brimob untuk Papua Barat sebanyak 500 personil, namun baru 300 personil saja yang tiba di Papua Barat.

Direncanakan, 100 personil Brimob Polda Jawa Timur akan ditempatkan di Kota Sorong, kemudian 100 personil Brimob Polda Bali dan 100 personil Brimob Polda Jawa Tengah penempatannya akan disebar di Teluk Bintuni dan Manokwari.

“Sedangkan untuk 200 personil lagi, baru akan menyusul tanggal 6 Desember mendatang. Kita rencanakan 100 personil akan dikerahkan ke Sorong dan 100 personil lagi akan tiba di tempatkan di Manokwari,” kata Erwindi di Manokwari, Sabtu (28/11/2020).

Mantan Kapolres Manokwari itu menjelaskan, bahwa masyarakat tidak perlu mengsalah-artikan kedatangan ratusan personil BKO tersebut. Sebab, itu dilakukan semata-mata untuk menjamin keamanan dan kenyaman masyarakat selama pelaksanaan Pilkada di Papua Barat.

“Jangan disalahartikan, karena ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Untuk itu, marilah kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar berjalan aman dan lancar menyambut Pilkada di Papua Barat,” kata Erwindi.

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua Barat Kombe Pol Semmy Ronny Thabaa mengatakan, penempatan personil disesuaikan dengan peta tingkat kerawanan pada Pilkada serentak di sembilan daerah Papua Barat, baik dari KPU, Bawaslu maupun Polri sendiri. Dimana personil akan ditempatkan di daerah-daerah yang memiliki eskalasi konflik tinggi.

“Untuk tingkat kerawanan kami tidak underestimate (meremehkan), semua daerah mendapat perhatian dalam hal pengamanan,” ujar Thabaa. “Seperti Kabupaten Pegunungan Arfak yang hanya diikuti satu pasangan calon. Daerah ini cukup kondusif, tapi kita tidak boleh underestimate, tetap kita persiapkan pengamanan sebaik mungkin,” katanya lagi. (PB13)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 30 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.