Berita Utama

Anggaran Turun, Sanggar Tari Nir Bantuan

MANSEL, papuabaratnews.co – Hingga 2019 lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Manokwari Selatan, rutin memberikan bantuan berupa uang pembinaan serta alat musik kepada setiap sanggar tari yang ada di Mansel.

Namun, dari tahun 2020 lalu, bantuan tersebut sudah dihilangkan.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Disparbud Mansel Gerald Wabraw, saat ditemui Papua Barat News, di Kantor Bupati Mansel, Selasa (12/1/2021).

“Dari tahun 2020 tidak ada. Untuk alat musik, kemarin diusulkan tapi mungkin karena pandemi ya. Kemudian ada juga perubahan nomenklatur, setiap bantuan dana ini dia larinya ke Bansos,” tuturnya.

Dia berujar, untuk sanggar tari, pihaknya hanya memberikan bantuan berupa pakaian adat Suku Arfak dan Wamesa.

“Untuk 2021 ini ada bantuan busana Suku Arfak dan Wamesa. Karena kedua ini yang memang kami lihat aktif. Kalau uang pembinaan, itu larinya ke Bansos,” ujarnya.

Diungkapkannya, karena anggaran yang diterima untuk 2021 ini mengalami penurunan, pihaknya hanya fokus pada sektor budaya.

Sehingga pengembngan pariwisata untuk 2021 ini mengalami kemerosotan.

“Kalau kita lihat potensi pariwisata ini harus didorong. Tapi karena kuraggnya anggaran, hanya nilai budaya saja yang kita dorong. Ada program promosi juga tapi minim,” ungkapnya.

Lanjut dia, pihaknya juga menghapus beberapa agenda terkait festival di luar daerah. Menurut dia, dengan masih adanya pandemi Covid-19, pihaknya hanya akan melaksanakan festival di kawasan Mansel.

“Tahun ini tidak ada. Hanya kita laksanakan di Mansel saja. Karena ini juga ada pandemi. Ini festival Mansel tiga kita tetap laksanakan,” tukasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 13 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.