Berita Utama

Ayatanoi : Nol Sampah Bukan Berarti Tidak Ada Sampah

MANOKWARI, papuabaratnews.co Kepala Bidang Persampahan, Maklion Ayatanoi menuturkan, pengertian program nol sampah bukan berarti Manokwari tidak menghasilkan sampah, namun bagaimana kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Karena anggapannya bahwa nol sampah berarti Manusia tidak menghasilkan sampah, itu tidak mungkin,” tuturnya, Senin (21/12/2020).

Ia berharap kedepan kesadaran masyarakat Manokwari dalam mengelola sampah dapat lebih ditingkatkan, salah satunya seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan bahan-bahan yang menghasilkan sampah, sehingga sampah yang dihasilkan akan semakin berkurang. Terlebih dengan adanya fasilitas yang cukup memadai saat ini, dapat masyarakat tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat. Dengan demikian Manowkari bisa menjadi kota yang bersih.

“Mungkin dulu masyarakat sudah ada kesadaran membuang sampah pada tempatnya tetapi fasilitasnya yang tidak ada,” jelas Ayatanoi.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari, Yonadab Sraun. Ia berharap dengan adanya fasilitas persampahan ini kesadaran masyarakat perlahan akan semakin meningkat, sehingga program Manokwari nol sampah bisa terwujud.

“Sekarang bak sampah sudah tersebar hampir di semua titik. Saya berharap cita-cita Manokwari nol sampah ini akan terwujud,” harapnya.(PB19)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 22 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.