Berita Utama

Bangunan Irigasi di Sidey Memprihatinkan

MANOKWARI, PB News – Kondisi bangunan irigasi di daerah satuan pemukiman (SP) 10, Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, sangat memprihatinkan karena tidak mampu menampung aliran air ke wilayah persawahan.

Ketua Tim Monitoring Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Yan Anthon Yoteni, menjelaskan, kondisi fisik bangunan irigasi mengalami kebocoran dan lebih rendah dari datara sawah.

“Kondisi bangunan kanan kiri sudah retak, sehingga tidak bisa dialiri air karena sejumlah titik sepanjang 3 Km mengalami retak,” ujar dia ketika dikonfirmasi Papua Barat News usai melakukan pemantuan, Senin (30/4/2018).

Selain itu, timnya juga menemukan lokasi penampungan air sebelum dialirikan ke jalur irigasi dalam kondisi kering. Permasalahan ini apabila tidak ditanggulangi secepat mungkin maka akan berdampak pada penurunan produktivitas pertanian di daerah setempat.

Ke depannya, DPR berencana melakukan pertemuan dengan pihak Balai maupun Dinas Pekerjaan Umum, guna membahas penanganan atas permasalahan yang dialami petani di daerah SP 10 itu.

“Ini membutuhkan perhatian dari Balai maupun Dinas PU,” ujar Yoteni yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRD Papua Barat itu.

Sebelum melakukan peninjauan lokasi irigasi dan penampungan air, tim juga mengadakan pertemuan dengan 12 kepala kampung di Kantor Distrik Sidey. Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat termasuk keluhan atas aliran limbah pabrik kelapa sawit.

“Nanti dijadwalkan untuk ketemu pihak perusahaan kelapa sawit,” pungkas dia. (PB9)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.