Bantuan untuk Pelaku Usaha Pariwisata Akan Disalurkan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat berencana akan menyalurkan bantuan sosial untuk ratusan pelaku usaha sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah pelaku usaha yang telah terdata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, mencapai 300-an orang.

“Kami sudah siapkan bantuan sesuai dengan arahan dari Gubernur Papua Barat,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat Yusak Wabia saat dikonfirmasi awak media di Manokwari, Rabu (16/12/2020).

Ia melanjutkan, penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Dominggus Mandacan di Manokwari dan Raja Ampat.

Setelah itu, Dinas akan mendistribusikan bantuan itu ke pelaku usaha sektor pariwisata yang berada di Kabupaten Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Kaimana, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Manokwari dan Tambrauw.

“Sebenarnya penyerahan simbolis dilakukan di Manokwari saja, tetapi Pak Gubernur ada agenda penyerahan bansos di Raja Ampat jadi sekalian di Raja Ampat juga,” terang Yusak.

“Bantuan ini untuk daerah-daerah yang ada tempat wisatanya, jadi kami alokasikan bantuan ke situ,” kata dia menambahkan.

Yusak menuturkan, bantuan yang disalurkan oleh pemerintah daerah berupa sarana prasarana penunjang usaha pariwisata seperti kasur, kain selimut, dan sembako. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,3 miliar.

Sehingga, Yusak berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban pelaku usaha di sektor pariwisata karena adanya pandemi Covid-19.

“Banyak pekerja yang terdampak selama pandemi karena tidak ada pengunjung masuk,” paparnya.

Dia mengakui alokasi bantuan belum menyasar seluruh pelaku usaha sektor pariwisata di Provinsi Papua Barat. Meski demikian, pemerintah telah berusaha memberikan perhatian kepada pelaku usaha di sektor pariwisata.

Dia berharap adanya penambahan anggaran sehingga jumlah penerima bantuan dapat ditambah. Sehingga makin banyak pekerja sektor pariwisata yang terbantu di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Kami minta maaf karena belum dapat menjangkau seluruh wilayah di Papua Barat,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 17 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: