Berita UtamaInforial

Bawaslu Usut Dugaan Politik Uang di Pilkada Manokwari

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manokwari melalui sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menerima laporan dugaan pelanggaran Pilkada berupa adanya politik uang (Money Politik) dalam perhelatan Pilkada Manokwari tahun 2020. Laporan tersebut diterima pada Jumat (11/12/2020).

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Manokwari, Nurlaila Muhamad, mengatakan, laporan tersebut berkaitan dengan adanya dugaan pemberian uang oleh pendukung salah satu paslon Kepala Daerah Manokwari kepada sejumlah satuan kerja penyelenggara Pilkada di TPS yang ada di wilayah Arowi.

“Kami masih melakukan kajian untuk mendalami laporan tersebut. Jadi belum bisa kasih keterangan lebih,” kata Nurlaila kepada awak media di Manokwari, Senin (14/12/2020).

Dia mengatakan, sesuai dengan prosedur hukum, pihaknya bersama jajaran di sentra Gakkumdu yang juga melibatkan pihak kepolisian dan kejaksaan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Akan tetapi, saat ini belum bisa menyampaikan informasi pasti terkait kebenaran laporan tersebut karena masih sedang ditangani.

“Lagipula sangat tidak etis saya menyampaikan sesuatu hal yang menjadi kewenangan tiga instansi,” ujarnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan menindaktegas setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan dalam rangka mewujudkan Pilkada yang bersih dan bermartabat. Hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat tentang independensi lembaga pengawasan dalam menjalankan tugasnya.

“Hal ini tidak bisa dirahasiakan. Akan kita sampaikan ke publik apabila sudah ada kejelasan dari hasil kajian kami,” lanjut Nurlaila.

Untuk kasus politik uang, dirinya menuturkan bahwa sanksi pidana yang dikenakan termuat dalam Pasal 187 A UU Nomor 10 Tahun 2016. Pasal tersebut menerangkan setiap pemberi dan penerima uang dikenai sanksi yang sama.

“Jadi apabila terbukti bersalah maka kami akan serahkan hasil kajian kami itu ke KPU untuk ditindaklanjuti dalam pemberian sanksi administrasi. Sementara sanksi pidana akan tetap diberikan,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy mendesak Sentra Gakkumdu dan Bawaslu menelusuri indikasi praktik tindak pidana pemilu melalui politik uang (money politik) pada Pilkada Manokwari.

“Sesuai informasi yang kami terima, diduga ada seorang ibu (istri salah satu kandidat) melakukan pemberian dan pembagian uang kepada sejumlah orang yang diduga adalah tenaga teknis Pilkada tingkat TPS di Manokwari. Itu harus ditelusuri kebenarannya,” kata Warinussy.

Menurut Warinussy, dengan fakta dugaan demikian, maka tentu ada bukti-bukti yang dapat dipertanggung-jawabkan secara hukum. Gakkumdu dapat memproses laporan tersebut, hingga menyeret pelaku ke ranah pengadilan.

Dijelaskannya, contoh kasus yang pernah diraih oleh Gakkumdu Manokwari, yaitu saat menyeret tiga anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Distrik Manokwari Barat hingga divonis bersalah melakukan tindak pidana Pilkada sebelumnya. Bahkan, lanjut Warinussy, di Biak Provinsi Papua, Gakkumdu berhasil menyeret Sekretaris KPU Kabupaten Supiori.

“Prinsip hukum ditegakkan, Fiat Justitia Ruat Coelum harus dijalankan oleh aparat penegak hukum agar rakyat di tanah Papua percaya bahwa hukum tidak pandang bulu,” ujar Warinussy.

“Ini tantangan buat Gakkumdu, terutama Kejaksaan Tinggi Papua Barat diputaran Pilkada pertamanya,” katanya lagi.

Terpisah, Daud Indouw, tokoh masyarakat Arfak menegaskan kepada Bawaslu dan Gakkumdu agar setiap pelanggaran yang diadukan berdasarkan bukti dan fakta dilapangan ditindak lanjuti, agar masyarakat tak berspekulasi tentang adanya permainan dalam Pilkada.

“Baiknya ditelusuri, kalau memang ada temuan berdasarkan bukti dan saksi yang kuat, maka Bawaslu ataupun Gakumdu jangan ragu-ragu memutuskan, tegakan sesuai amanat Undang-undang tentang Tindak Pidana Pemilu,” katanya. (PB25/RED)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 15 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.