Belum Laporkan LPj Dandes, 85 Kampung Belum Bisa Cairkan Dandes Tahap III

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sebanyak 85 kampung dari total 164 kampung di Kabupaten Manokwari belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPj)  dana desa (dandes) tahun 2020. Sehingga 85 kampung tersebut belum bisa pencairan dandes tahap III 2020.

(Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Manokwari, Jeffry Sahuburua menerangkan, dana tersebut telah tersimpan direkening kampung. Namun kampung tersebut wajib masukan dalam APBKam 2021 dan dimasukkan sebagai Silva. Dana tersebut tetap bisa dicairkan apabila laporan sebelumnya sudah diserahkan.

“Kita sudah arahkan agar kampung segera menyampaikan untuk pengelolaan dana desa secepatnya. Setelah dana itu cair dikelola sesuai perencanannya dan secepatnya membuat laporan untuk mencairkan tahap berikutnya,” terangnya, belum lama ini.

“Kami berharap para pendamping bisa mendampingi kampung untuk pelaksanaan kegiatan. Namun kembali lagi kepada pelaksana di kampung,” lanjut Jeffry.

Sementara itu, dana desa untuk Kabupaten Manokwari Tahun 2021ini mencapai sekira Rp.143 Milyar lebih dan ada perubahan nilai yang terjadi  pada setiap kampung. Jefri menyebutkan, jumlah dana yang dikucurkan ke masing-masing kampung tidak sama. Dimana ada kampung yang mendapat penambahan dan sebaliknya.

“Tergantung alokasi dana  namun alokasi  dasarnya tetap sama namun pemerintah pusat juga ada mengucurkan dana alokasi kinerja,” sebutnya.

Jeffry mengungkapkan, terdapat 16 kampung di Manokwari yang mendapat dana alokasi kinerja dari pemerintah pusat. Syarat dan penentuan salah satunya adalah indeks IPM. Selain itu juga tingkat kesulitan pada kampung, jumlah penduduk dan luas wilayah juga mempengaruhi naiknya dana desa.

Lebih lanjut kata Jeffry, salah satu kampung yang dana desanya mengalami kenaikan yakni Kampung Arowi sedangkan kampung Kwau mengalami penurunan karena jumlah penduduk, akan tetapi tingkat kesulitan masih sangat tinggi.

Adapun total penerima dana kampung di Manokwari berjumlah 163 kampung dari  total 164 kampung dimana masih ada satu kampung yang permasalahannya belum terselesaikan hingga saat ini, yakni Kampung Musabogoit Distrik Tanah Rubuh.

“Belum diselesaikan dan dana desanya belum diterima sejak tahun 2020,” paparnya.

Diketahui kendala yang dihadapi oleh beberapa kampung, yakni tingkat SDM yang masih kurang sehingga pihaknya terus mendorong dengan memberikan pelatihan kepada aparat kampung terutama dalam pengelolahaan keuangan yang berdampak pada keterlambatan memasukkan laporan. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 27 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: