Berita Utama

Berebut Dukungan Kelompok Pengusaha

JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menilai langkah koalisi pengusung Ganjar tepat karena mendahulukan pembentukan tim pemenangan ketimbang pemilihan bakal cawapres. Menurut dia, tim pemenangan diperlukan untuk membangun komunikasi di antara partai anggota koalisi. “Kalau menunggu cawapres, masih lama. Proses pendaftaran masih panjang,” kata dia, kemarin.

Pada sisi lain, Ujang juga mencermati penunjukan Arsjad sebagai Ketua TPN Ganjar. Langkah menunjuk pengusaha ini serupa dengan strategi Jokowi ketika mendapuk Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional dalam pilpres 2019.

Menurut Ujang, langkah ini jelas tak semata-mata dilatarbelakangi kepentingan elektoral atau meningkatkan elektabilitas, tapi juga non-elektoral. Penunjukan Arsjad, kata dia, sarat dengan motif mencari dukungan pengusaha untuk keperluan kampanye pilpres 2024. “Pemilihan presiden butuh banyak uang agar tim kampanye bisa jalan,” kata Ujang.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, punya dugaan motif serupa. Tim pemenangan, kata dia, merupakan bagian penting untuk mengkonsolidasikan kekuatan menuju pemilihan umum. Kekuatan yang perlu dikonsolidasikan itu, kata dia, di antaranya meliputi dukungan pengusaha. Dia menilai penunjukan Arsjad ini agak mirip dengan pola pemenangan Jokowi pada 2019 yang menunjuk ketua tim kampanye dari kalangan pengusaha muda, sukses, dan punya jejaring luas. “Dukungan para pengusaha pengaruhnya juga kuat,” kata Adi.

Laporan dana kampanye pilpres 2019 bisa jadi gambaran besarnya biaya tim sukses calon presiden. Dalam data yang dicatat oleh Komisi Pemilihan Umum, total penerimaan dana kampanye pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mencapai Rp 594,88 miliar. Sebagian besar dari dana tersebut bersumber dari sumbangan kelompok dan badan usaha non-pemerintah.

Adapun dana kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kurang dari separuhnya, yakni senilai Rp 210,78 miliar. Lebih separuh dari dana kampanye ini adalah duit Sandiaga, pengusaha yang kini menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.