Bersatu tapi Tak Menentu

JAKARTA – Di tengah keriuhan berlabuhnya Ridwan Kamil ke pangkuan Partai Golkar, konsolidasi di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tak kunjung bulat. Hingga saat ini, koalisi yang dibangun Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu belum menemukan titik temu ihwal pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan mereka usung.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai saat ini arah dukungan KIB amat sulit diprediksi. “Membayangkannya rumit,” kata Adi, Rabu (18/1/2023).

Adi menjelaskan, Golkar hingga kini berkukuh akan mengusung ketua umum mereka, Airlangga Hartarto, sebagai calon presiden. Ini merupakan amanat Musyawarah Nasional (Munas) Golkar pada Desember 2019. “Tapi adakah di KIB yang mengamini?” ujar Adi. “Di KIB juga banyak nama besar, seperti Sandi (Sandiaga Uno) dan Erick Thohir, tapi belum ada kesepakatan.”

Sejak bersepakat membentuk KIB pada 12 Mei 2022, pimpinan Partai Golkar, PAN, dan PPP telah berulang kali menggelar pertemuan. Dalam beberapa kali kesempatan, mereka menegaskan bahwa koalisi akan mengutamakan ketua umum masing-masing partai untuk didapuk sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Umum 2024. Namun ikhtiar itu dianggap sejumlah pengamat politik bakal sia-sia lantaran rendahnya elektabilitas ketua umum ketiga partai tersebut.

Pada saat yang sama, tiga nama dari luar partai justru mencuat dalam bursa calon wakil presiden KIB. Mereka adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sandiaga dan Erick masing-masing dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan PPP serta PAN. Adapun Ridwan sejak Oktober tahun lalu juga telah dilirik Golkar.

Rabu (18/1), Ridwan lebih dulu bergabung dengan Golkar. Gubernur Jawa Barat itu didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih dan Concern pada Badan Pemenangan Pemilu DPP Golkar. Emil—demikian Ridwan Kamil kerap dipanggil—juga ditugaskan untuk menggalang pemilih di Jawa Barat.

Lantas, siapa kandidat calon presiden KIB? Sejumlah sumber di lingkaran ketiga partai mengungkapkan skenario mengusung Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), belum meredup. Sejak awal pembentukannya, KIB memang santer disinyalir sebagai kendaraan untuk mengusung Ganjar jika PDIP tak memilihnya sebagai calon presiden.

Sebelumnya, pada 29 Oktober 2022, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Bima Arya Sugiarto sempat mengatakan bahwa pertimbangan KIB terhadap Ganjar cukup serius. Bahkan, kata Bima, PAN telah membuka keran komunikasi informal dengan Ganjar. Adapun di lingkup internal PAN dan PPP, nama Ganjar juga sudah mencuat luas akan diusung sebagai capres.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengakui partainya tengah mempertimbangkan nama Ganjar sebagai calon presiden. Usulan mengusung Ganjar, kata dia, datang dari pengurus daerah, seperti Dewan Pengurus Wilayah PAN Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Viva Yoga juga membenarkan bahwa PAN mempertimbangkan menduetkan Ganjar dan Erick. “Jika dipasangkan, (Ganjar-Erick) akan menjadi pasangan yang sempurna,” kata Viva, 3 Desember 2022. Rencananya, PAN akan menggelar rapat pimpinan nasional pada awal tahun ini untuk mengambil keputusan.

Adi Prayitno mengatakan isu bahwa KIB akan memboyong Ganjar Pranowo sebagai calon presiden masih kuat. Dia menilai rencana ini bukan hal yang mudah diwujudkan karena posisi Ganjar sebagai kader PDIP.

Walau begitu, Adi menilai masuknya Emil ke Golkar bisa menjadi daya tawar baru bagi KIB untuk menduetkannya dengan Ganjar. “Kalau melihat hasil survei, Emil dan Ganjar ini elektabilitasnya memang tinggi. Tapi apa KIB mau menerimanya?” ujar Adi. “Di sisi lain, Golkar juga sudah menyatakan bahwa calon presiden mereka adalah Airlangga. Tidak mungkin Golkar mengubah hasil munas mereka.” (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: