Berita Utama

Bertumpu pada Gerak Relawan

JAKARTA – Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer, mengatakan gerakan relawan untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tetap berjalan kendati jagoannya itu belum dideklarasikan sebagai calon presiden 2024. Dia mengatakan relawan bergerak di akar rumput untuk tetap mempromosikan Ganjar sebagai capres idaman.

“Kami melakukan kampanye program Mas Ganjar. Kedua, kami melakukan konsolidasi untuk meyakinkan publik kenapa harus memilih Ganjar. Salah satunya karena kami menolak gagasan tiga periode,” kata Immanuel, Sabtu (3/12/2022).

Menurut dia, kampanye yang dilakukan para relawan tak terhambat oleh sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum mendeklarasikan calon presiden 2024. Dia mengatakan para relawan lebih leluasa berkampanye karena berada di luar struktur partai. “Kami di luar struktur partai, bebas bergerak,” kata dia.

PDIP merupakan satu-satunya partai yang dapat mencalonkan sendiri pasangan calon presiden dan wakil presiden tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Partai ini menguasai 128 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat atau 22,26 persen, lebih dari syarat 20 persen kursi parlemen dalam presidential threshold.

Namun PDIP sejauh ini tampak belum banyak bergerak menghadapi pemilihan presiden 2024. Rapat kerja nasional PDIP pada akhir Juni lalu menegaskan bahwa keputusan ihwal calon presiden yang diusung partai merupakan hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sejak saat itu, Megawati belum membuat keputusan tentang calon presiden yang akan diusung partainya.

Immanuel Ebenezer mengatakan Ganjar mematuhi aturan partainya yang menyatakan bahwa keputusan pencapresan ada pada ketua umum. Dia mengatakan Ganjar berfokus melakukan kegiatan ihwal pekerjaan di Jawa Tengah. “Sampai detik ini, Pak Ganjar masih tegak lurus pada perintah ketua partai,” kata dia.

Relawan pendukung Presiden Joko Widodo pada pilpres 2014 dan 2019 itu mengatakan para relawan tetap bergerak untuk menjaga elektabilitas Ganjar tetap tinggi. Salah satu caranya dengan meyakinkan publik bahwa Ganjar merupakan calon yang tepat untuk diusung sebagai calon presiden.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai tren elektabilitas Ganjar hanya naik sedikit belakangan ini. Terbatasnya ruang gerak Ganjar menjadi penyebabnya. “Kalau Ganjar terus-terusan dikerangkeng kakinya, cukup merugikan bagi dia,” kata Adi.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilai elektabilitas Ganjar tidak terpengaruh oleh belum adanya deklarasi dari PDIP. Dia mengatakan, meskipun gerakan Ganjar terbatas, para relawannya tetap aktif bergerak melakukan kampanye. “Sehingga elektabilitas Ganjar tetap di tiga besar,” kata dia.

Ujang menilai kegiatan Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah juga dapat dinilai sebagai upaya merawat elektabilitasnya dalam lingkup nasional. “Kalau Anies, terbuka kampanyenya. Kalau Ganjar, bisa secara terselubung,” tutur dia. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.