BPS: Jumlah Penduduk Papua Barat Tembus 1 Juta Jiwa

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sensus penduduk tahun 2020 menuju Indonesia satu data telah selesai dilakukan. Sensus ini menggunakan dua metode pencacahan yakni mandiri (online) dan manual (offline).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat Maritje Pattiwaellapia mengatakan, jumlah penduduk yang berhasil terdata dalam pelaksanaan Sensus 2020 di wilayah setempat sebanyak 1.134.068 jiwa. Jika dibandingkan dengan hasil Sensus 2010, maka rata-rata laju pertumbuhan penduduk mengalami peningkatan 3,94%.

Ada tiga parameter yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk di Papua Barat yakni kelahiran, perpindahan penduduk dan kematian.

“Sensus penduduk 2010 itu ada 760.420 jiwa. Jadi ini mengalami pertumbuhan penduduknya sangat signifikan ya,” kata Maritje saat menggelar konfrensi pers virtual, Jumat (22/1/2020).

Meskipun mengalami pertumbuhan penduduk, sambung dia, Papua Barat masuk dalam kategori provinsi yang jumlah penduduknya sedikit. Hal ini ditinjau dari tingkat kepadatan penduduk berdasarkan hasil Sensus 2020 dibandingkan dengan luas wilayah Papua Barat yang mencapai 102.946,15 km² maka rata-rata kepadatan penduduk adalah 11 jiwa per km².

“Penduduk kita masih jarang,” jelas dia.

Maritje menerangkan, jumlah penduduk berdasarkan kesesuaian alamat domisili dan kartu keluarga (KK) ada 958,89 ribu jiwa atau 84,55% dari total hasil sensus 2020. Sedangkan penduduk yang berdomisili tidak sesuai KK ada 175,17 ribu jiwa atau 15,45%.

“Ini juga masukan buat Disdukcapil, semoga 15,45% diupdate lagi,” jelas  dia.

 

Kota Sorong terbanyak

Jumlah penduduk menurut kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat berdasarkan hasil sensus 2020, terbanyak di Kota Sorong yakni 284,41 ribu jiwa.

“Kita tahu bersama Kota Sorong merupakan kota transit dan cukup maju,” ujar Maritje Pattiwaellapia.

Selanjutnya, Kabupaten Manokwari menempati urutan kedua terbanyak dengan jumlah penduduk mencapai 192,66 ribu jiwa. Disusul Kabupaten Sorong ada 118,68 ribu jiwa,  Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 87,08 ribu jiwa, Kabupaten Fafkak ada 85,20 ribu jiwa, Kabupaten Raja Ampat sebanyak 64,14 ribu jiwa, Kabupaten Kaimana sebanyak 62,26 ribu jiwa, Kabupaten Sorong Selatan ada 52,47 ribu jiwa, Kabupaten Maybrat 42,99 ribu jiwa, Kabupaten Teluk Wondama ada 41,64 ribu jiwa,  Kabupaten Pegunungan Arfak ada 38,21 ribu jiwa, Kabupaten Manokwari Selatan ada 35,95 ribu jiwa dan Kabupaten Tambrauw 28,38 ribu jiwa.

“Jumlah penduduk di Kabupaten Tambrauw ini paling rendah,” ucap Maritje.

Sebagai informasi, untuk metode sensus penduduk online sudah diselenggarakan sejak 15 Februari sampai 31 Maret dan diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Di Papua Barat, angka partisipasi penduduk yang mengikuti sensus onlien tercatat 60.222 orang atau 5,06 persen dari total penduduk di Papua Barat. Sedangkan sensus penduduk offline dimulai September 2020 dan mengalami hambatan karena adanya pandemi Covid-19.(PB15)

** Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News edisi Senin 25 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: