Bupati Sebut Pemda Sudah Anggarkan Pengadaan Meubeler di SMPN 6

MANOKWARI, PB News – Dalam kunjungannya ke SMP Negeri 6 Manokwari, Bupati Demas Paulus Mandacan menyatakan, pihaknya tidak menolak bantuan paket meubeler, meja dan kuri bagi siswa dari para pemerhati pendidikan, meskipun sebetulnya Pemda Manokwari sudah menganggarkan pengadaannya melalui APBD 2018 ini.

Bupati Demas menegaskan, Pemda melalui APBD 2018 telah menyiapkan meubeler berupa meja dan kursi sesuai yang dibutuhkan. Hanya saja, belum diserahkan mengingat ada sebuah proses yang harus dilalui.

Terlebih dari itu, Mandacan mengaku juga sudah merencanakan pembangunan satu Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMP Negeri 6 Manokwari yang juga akan dibangun tahun ini.

“Untuk SMP 6 kita sudah programkan di APBD 2018 yaitu meja kursi dan satu ruang kelas yang baru,” kata Mandacan kepada wartawan, Rabu.

Bupati Demas mengaku tidak mempersoalkan bantuan meja dan kursi yang telah disumbangakan oleh kelompok masyarakat yang menamakan dirinya sebagai pemerhati pendidikan, namun yang dia sayangkan adalah cara. pemberian bantuan tersebut.

“Seharusnya komunikasi dengan pemerintah daerah atau menyurat resmi dulu, sehingga pemerintah mengetahui. Karena pemerintah juga sudah siapkan itu. Kalau itu dikomunikasikan, kita bisa mengatur sekolah mana yang sangat membutuhkannya. Tetapi sudah begini, lalu yang pemerintah sudah siapkan mau dikemanakan,” jelas Demas seraya mengatakan bila dipindahkan akan membutuhkan proses karena di DPA nama sekolah sudah jelas.

Ditanya apakah meubler yang sudah disiapkan pemerintah mau dikemanakan, Mandacan mengatakan akan melihatnya lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 6 Manokwari Misbah mengatakan, meubeler yang disediakan pemerintah tetap akan diserahkan sesuai yang tercantum dalam DPA.

Ia mengaku  meski sudah mendapatkan bantuan 35 meja dan kursi, namun sekolah yang dipimpinnya masih membutuhkan meubeler untuk menggantikan yang sudah tidak layak dipakai.

Lebih dari pada itu, Misba mengungkapkan bahwa, Bupati Demas juga telah menyampaikan kesiapannya untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 6 Manokwari.

“Kami mengucapakan terima kasih beliau sudah datang kesini. Beliau sudah tahu masalahnya dan akan diselesaikan secara bertahap. Yang lebih membahagiakan lagi, beliau akan membangun 2 ruang kelas belajar tahun ini,” jelas Misbah.

Meski begitu, mantan Kepala SMP Pasir Putih ini menekankan, pembangunan 2 RKB tahun ini untuk menjawab kekurangan RKB di SMP Negeri 6.

“2 RKB yang akan dibangun nanti bukan untuk menambah daya tampung siswa pada pendaftaran siswa baru nanti, namun untuk menjawab kekurangan, karena ada anak kita yang belajar melantai dan over kapasitas sehingga tidak memenuhi standar pelayanan mengajar,” terangnya.

Misbah menjelaskan, sesuai SPM,  satu ruangan maksimal hanya dapat diisi 32 siswa dan siswi, namun kondisi yang terjadi berjumlah 35 sampai 42 siswa dan siswi.

“Untung masyarakat tidak gugat kita karena anaknya tidak nyaman, namun syukur karena masyarakat kita memahami. Sehingga kami jelaskan bahwa 2 RKB untuk menjawab over kapitas bukan menambang jumlah penerimaan murid baru,” tandas Misbah. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: