Dana Desa Papua Barat 2021 Meningkat 0,7 Persen

  • 33 kampung sudah disalur

MANOKWARI, PB News – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua Barat mengungkapkan, pagu anggaran Dana Desa tahun 2021 sebesar Rp1,55 triliun atau meningkat 0,7 persen dari tahun 2020 yakni Rp1,54 triliun. Bahkan, Dana Desa yang bersumber dari APBN ini meningkat 245,3% jika dibandingkan dengan alokasi Dana Desa tahun 2015 silam.

Kepala Kanwil DJPb Papua Barat Hari Utomo mengatakan, Dana Desa nantinya disalurkan oleh tiga Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yakni KPPN Manokwari, KPPN Sorong, dan KPPN Fak-Fak.

Dana sebesar Rp1,55 triliun tersebut digelontorkan pemerintah pusat untuk 1.742 desa yang berada di 12 kabupaten/kota di Papua Barat.

“Dana Desa tahun 2021 meningkat 0,75 dari tahun lalu,” ujar Hari melalui keterangan tertulis yang diterima Papua Barat News di Manokwari, Minggu (31/1/2021).

Di tengah masa pandemi Covid-19, sambung dia, kebijakan penyaluran diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi desa. Selain itu, dilakukan melalui penguatan program padat karya tunai desa, pemberdayaan UKM dan sektor usaha pertanian di desa, serta peningkatan peran BUMDes.

“Dengan prioritas penggunaan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa),” jelas Hari.

Ia melanjutkan, mekanisme pelaksanaan penyaluran pada tahun 2021 tidak jauh berbeda dengan penyaluran tahun 2020. Nantinya, Dana Desa langsung ditransfer ke rekening kas desa, dan sudah dimulai Januari 2021. Porsi penyaluran tahap I, II, dan III masing-masing sebesar 40 persen, 40 persen dan 20 persen dengan persyaratan penyaluran relatif tidak berubah.

“Namun tahun 2021 penyaluran Dana Desa dibedakan antara penyaluran Dana Desa untuk BLT Desa dan penyaluran Dana Desa non BLT Desa,” terang Hari Utomo.

 

Penyaluran ke 33 kampung

Kementerian Keuangan sudah mulai menyalurkan Dana Desa 2021 lebih awal. Hingga 29 Januari 2021 Dana Desa telah disalurkan kepada desa yang memenuhi persyaratan (laik salur) sebesar Rp736,31 miliar untuk 2.330 desa dari 50 kabupaten/kota di 19 provinsi termasuk Papua Barat.

Hari Utomo menjelaskan, pihaknya sudah menyalurkan Dana Desa 2021 sebesar 11,44 miliar untuk 33 kampung di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama.

“Ada 15 kampung di Bintuni dengan nominal penyaluran Rp5,01 miliar dan 18 kampung di Teluk Wondama dengan nilai penyaluran Rp6,43 miliar,” kata dia.

Hari melanjutkan, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya periode yang sama maka penyaluran tahun ini mengalami peningkatan. Sebab, penyaluran tahun 2020 hanya Rp3,81 miliar untuk sembillan kampung di Teluk Bintuni.

“Harapan kami, keberhasilan 33 kampung ini dapat mendorong 1.709 kampung lainnya yang belum tersalur, sehingga Dana Desa dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” ujar dia.

Ia memastikan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam percepatan pemenuhan syarat salur.

Hal ini sebagai bentuk dalam mengawal pelaksanaan penyaluran Dana Desa, agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

“Baik penyaluran BLT Desa maupun penyaluran non BLT Desa dengan tetap memperhatikan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),” pungkas dia. (PB15)

Berita ini telah terbit pada Harian Papua Barat News edisi Senin (1 Februari 2021)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: