Berita Utama

Dejavu Tim Pemenangan Ganjar Pranowo

JAKARTA – Strategi 2019 terulang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan koalisinya menunjuk Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.

Sejumlah motif ditengarai melatarbelakangi keputusan koalisi pengusung Ganjar menunjuk pengusaha sebagai motor kampanye dalam pemilihan presiden 2024 – yang juga dipakai Joko Widodo dalam pemilihan presiden sebelumnya.

Penunjukan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasioal Ganjar Pranowo diputuskan dalam pertemuan di markas Dewan Pimpinan Pusat PDIP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai tuan rumah menjamu tiga pemimpin partai mitra koalisinya, yakni Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Mardiono; Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo; dan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pertemuan para ketua umum partai yang berlangsung sekitar 40 menit itu berlanjut ke rapat pleno. Hasilnya, kata dia, koalisi menyepakati pembentukan TPN yang akan diketuai Arsjad Rasjid. “Kantor pusat TPN di gedung High End, yang digunakan pada saat pemenangan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” kata Hasto seusai pertemuan, Senin (4/9/2023).

Hasto menuturkan, seperti yang sudah-sudah, TPN juga dilengkapi struktur dewan pengarah yang diisi para ketua umum partai dalam koalisi pengusung Ganjar. Ada pula dewan penasihat. Adapun Arsjad sebagai Ketua TPN akan didampingi beberapa wakil ketua yang terdiri atas perwakilan partai anggota koalisi, relawan, serta purnawirawan.

Namun Hasto belum bisa menjabarkan rincian pengisi tim tersebut lantaran daftar lengkapnya akan diumumkan pada Rabu pekan depan, 13 September mendatang. “Setelah tim pemenangan nasional lengkap pada Rabu depan, agenda penggalangan partai politik akan dimulai untuk mendukung arahan dewan pengarah,” ujarnya.

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, memberikan sedikit bocoran ihwal komposisi Tim Pemenangan Nasional Ganjar. “Pak Andika termasuk salah satu wakil juga,” kata Hary. Andika yang dimaksudkan adalah Andika Perkasa, mantan Panglima TNI.

Menurut rencana, ujar Hary, TPN akan menggelar pertemuan rutin setiap Rabu siang yang dimulai pada 13 September mendatang. Rapat perdana itu bakal menandai dimulainya kerja tim pemenangan Ganjar. “Kami sangat solid,” kata pendiri dan pemilik Grup MNC ini.

Arsjad di Antara Jokowi dan Teuku Umar

Pembentukan TPN menjadi langkah kejutan terbaru koalisi pengusung Ganjar Pranowo yang dikomandoi PDIP. Sebelumnya, pertanyaan terbesar di seputar koalisi ini adalah siapa sosok calon pendamping Ganjar pilihan Megawati, yang berulang kali menegaskan punya hak prerogatif untuk menentukan bakal cawapres. Sedangkan pendaftaran pasangan calon akan dibuka pada pertengahan bulan depan.

Munculnya sosok Arsjad Rasjid sebagai Ketua TPN Ganjar paling mengejutkan. Pasalnya, pria berusia 53 tahun ini dikenal sebagai pengusaha yang dekat dengan Jokowi. Terpilihnya Arsjad sebagai Ketua Umum Kadin dalam Musyawarah Nasional pada Mei 2021 juga diiringi isu cawe-cawe Istana. Sedangkan hubungan Istana dan Teuku Umar—kediaman Megawati di Jakarta—belakangan santer dikabarkan merenggang seiring dengan menguatnya sinyal dukungan Jokowi kepada Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga akan kembali maju dalam pilpres 2024.

Seorang sumber di lingkaran Istana mengungkapkan, penunjukan Arsjad sebenarnya bisa diduga. Dua tahun terakhir, sejak terpilih menjadi Ketua Umum Kadin, Arsjad semakin kuat berjejaring dengan relawan pendukung Jokowi. “Dia membantu semua acara musra (musyawarah rakyat) para relawan,” kata sumber itu.

Menurut dia, keputusan PDIP menunjuk Arsjad sebagai Ketua TPN Ganjar juga dilatarbelakangi dinamika di lingkaran relawan Jokowi akhir-akhir ini. Kelompok-kelompok relawan itu tengah terbelah, antara mendukung Prabowo atau Ganjar. Di sisi lain, PDIP dan koalisinya sedang berupaya mengoptimalkan peran relawan lewat pembentukan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) pada akhir April lalu. “Tim ini nanti akan menjadi divisi di bawah TPN Ganjar yang dipimpin Arsjad,” ujarnya.

Meski baru diumumkan, kedekatan Arsjad dengan kubu pengusung Ganjar Pranowo telah mencuat beberapa bulan terakhir. Dalam acara pelatihan juru kampanye pemenangan pilpres 2024 yang diikuti sekitar 300 perwakilan partai pengusung Ganjar pada 17-18 Juli lalu, misalnya, Arsjad didapuk sebagai salah satu pengisi materi. Arsjad dan Andika Perkasa mendampingi Ketua DPP PDIP yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani, dalam sesi penutupan acara yang digelar di iNews Tower tersebut.

Politikus senior PDIP, Masinton Pasaribu, tak menampik penunjukan Arsjad Rasjid sebagai Ketua TPN lantaran luasnya jejaring Ketua Umum Kadin tersebut. Strategi ini, kata dia, untuk memperlebar jangkauan kerja-kerja pemenangan ke berbagai elemen masyarakat. “Tak terkecuali dengan jaringan pengusaha,” kata Masinton.

Hary Tanoesoedibjo juga mengungkapkan hal yang sama. Menurut dia, Arsjad dipilih memimpin TPN Ganjar karena muda, gesit, serta memiliki pengetahuan dan jaringan yang luas. “Dan juga Ketua Umum Kadin. Jadi, itu yang paling penting,” ujarnya. Dengan komposisi itu, dia yakin kerja sama yang dibangun PDIP bersama Perindo dan partai pengusung Ganjar Pranowo lainnya bakal solid. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.