Berita UtamaInforial

Dinas Pariwisata Usulkan Tiga Program Prioritas 2021

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat mengusulkan tiga program yang akan menjadi prioritas rencana kerja untuk tahun anggaran 2021. Meliputi, pembangunan taman budaya di Susweni Manokwari, taman bunga di Pegunungan Arfak dan kantor informasi pariwisata (Tourist Information Centre/TIC) di Sorong.

“Tapi kami akan sesuaikan dengan besaran pagu anggaran yang kami usulkan sebesar Rp37 miliar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Yusak Wabia saat dikonfirmasi awak media di Manokwari, Rabu (10/2/2021).

Dia menjelaskan, taman budaya itu akan menjadi wadah bagi para seniman Papua untuk memamerkan hasil karya mereka baik seni ukir, tari dan budaya. Nantinya di dalam area taman budaya itu dibangun juga gedung kesenian daerah. Rencana pembangunan taman budaya ini sudah menjadi agenda daerah.

“Luas area yang dibutuhkan 20 hektare. Dalamnya ada workshop sebagai lokasi pelatihan dan art shop,” jelas Yusak.

Ia melanjutkan, kehadiran taman bunga ditargetkan dapat menghidupkan ekonomi kreatif masyarakat Pegaf, menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari kunjungan wisatawan, serta menjadi lapangan kerja baru.

Mekanisme pembangunan taman bunga itu dikerjakan dalam tahun berjalan, sebab pembebasan areanya harus dilakukan terlebih dahulu. Kemudian, dalam pengelolaan taman melibatkan peran pihak ketiga agar manajemennya dapat berjalan baik.

“Nanti berfungsi seperti bogor, kalau orang bosan di Manokwari bisa wisata ke Pegaf. Dan, bisa dipakai juga sebagai area pernikahan,” tutur Yusak.

Menurut dia, ada dua lokasi di Provisi Papua Barat yang cocok dijadikan sebagai taman bunga yakni Pegunungan Arfak dan Kebar, Kabupaten Tambrauw. Namun, Pegunungan Arfak lebih diprioritaskan lantaran pernah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Rencana tersebut telah dikomunikasikan dengan Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Arfak.

“Luasnya sekitar 5 hektar dan anggara yang dibutuhkan sekitar Rp5 miliar” jelas Yusak.

Sedangkan gedung TIC di Sorong sudah dilakukan pembangunan tahap pertama, tetapi belum tuntas. Sehingga ia berharap usulan itu dapat diterima dan menjadi program kerja prioritas 2021. Gedung tersebut memiliki sejumlah manfaat seperti menyediakan seluruh informasi soal destinasi pariwisata di Papua Barat kepada wisatawan secara utuh, menjadi filter bagi pemandu wisatawan dari luar Papua Barat, dan dipergunakan sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pariwisata.

“Jadi pemandu dari luar hanya sampai di Sorong, selanjutnya pemandu di Papua Barat yang akan mengantar turis berkeliling ke lokasi wisata,” jelas dia.

Dia menjelaskan, pemilihan Kota Sorong sebagai lokasi TIC karena Sorong merupakan pintu masuk wisatawan, jarak tempuh Sorong lebih dekat ke Raja Ampat dan beberapa destinasi wisata lainnya seperti Kaimana.

“Anggaran pembangunan lanjutan TIC itu hampir Rp5 miliar,” kata Yusak.

“Walikota Sorong juga langsung menyerahkan tanah waktu kami bicarakan hal itu,” ucap dia lagi.

Selain tiga program, sambung dia, pihaknya juga mengusulkan program tambahan meliputi pembangunan politeknik pariwisata, revitalisasi kolam air panas di Kebar karena konstruksi yang telah dibangun sebelumnya belum sesuai, pembangunan air terjun nia, pengembangan pantai Ambarbaken, pengembangan kawasan Gunung Petik Bintang, dan lainnya.

Namun, pihak Dinas Pariwisata Papua Barat tetap mengacu pada tiga program kerja prioritas disesuaikan dengan besaran pagu anggaran yang dikelola nantinya.

“Jadi program kerja juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” terang dia.

Anggota Komisi II DPR Papua Barat Rudy Sirua menyarankan agar Dinas Pariwisata fokus dengan konsep penyelesaian program kerja yang menjadi prioritas tahun 2021. Sejumlah program kerja telah diusulkan melalui dokumen KUA-PPAS RAPBD Papua Barat tahun 2021.

“Harus fokus supaya hasilnya kelihatan dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar dia.

Selain itu, diperlukan sinergitas antara instansi provinsi dan kabupaten/kota supaya rencana kerja pengembangan sektor pariwisata bisa dituntaskan sesuai harapan bersama. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 11 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.