Berita Utama

Dinas PM-PTSP Siap Terapkan Perizinan Sistem OSS

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Manokwari, Ferry Lukas mengatakan pihaknya siap menerapkan Sistem Online Single Submission (OSS) sebagai pelaksanaan amanat PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

Menurut Ferry Lukas, Sistem Online Single Submission (OSS) yang baru dilounching oleh Pemerintah Pusat ini memiliki tiga pilar besar yang menjadi latar belakang dalam pengembangannya. Pertama mempermudah perizinan, memonitor dan mengawal permohonan investasi, kedua membangun di Sektor Terkhnologi Informasi dan yang ketiga melakukan penyederhanaan dalam proses perizinan.

Dikatakannya, dengan Online Single Submission (OSS)  ini nantinya semua proses perizinan dari permohonan sampai dengan penerbitan dokumen perizinan akan diterbitkan melalui OSS.

“Secara garis besar terdapat pembagian berusaha, mulai dari izin usaha dan izin komersial atau operasional. Sedangkan pemohon perizinan berusaha terdiri atas pelaku usaha perseorangan dan pelaku usaha non perseorangan,” terangnya.

Peluncuran sistem Online Single Submission (OSS) ini pemerintah ingin membangun kelembagaan guna memonitor, mengawal permohonan investasi yang akan dilakukan oleh investor. Bila sistem ini tidak didukung dengan lembaga yang berintegritas, sehebat apapun sistem yang dibangun tidak akan mampu berjalan dengan baik.

“Sistem ini memudahkan PTSP sebagai pihak yang memproses perizinan tidak perlu lagi membuat laporan ke pusat, karena bisa langsung memantau, bahkan bisa mengecek izin yang sudah mati melalui OSS tersebut,” tandasnya.

Namun, sampai saat ini belum ada instruksi dari pusat untuk sosialisasi maupun pelaksanaannya di daerah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas tentang percepatan pelaksanaan Online Single Submission (OSS) di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/4), mengatakan, penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau_Online Single Submission (OSS) akan memangkas banyak mata rantai birokrasi dan akan menjadikan seluruh perizinan dari pusat hingga ke daerah menjadi sebuah kesatuan.

“Ini adalah sebuah reformasi, dengan menggunakan model registrasi yang lebih modern, yang lebih cepat dengan sistem data yang terpadu, yang terintegrasi, sehingga tidak perlu lagi melewati banyak rantai birokrasi,” kata Presiden dalam sambutan pengantarnya.

Untuk itu, Presiden menekankan pentingnya kesiapan baik dari sisi teknologi yang ramah pengguna, maupun faktor sumber daya manusia (SDM), penyederhanaan proses perizinan, juga kesiapan di daerah guna kelancaran sistem perizinan tersebut.

“Karena ini reformasi yang berbasis teknologi digital, saya minta sistemnya betul-betul jalan dan langsung bisa digunakan dan ramah bagi penggunanya,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan faktor SDM juga penting untuk menunjang sistem perizinan yang memiliki keunggulan dalam hal kecepatan itu.

“Ini juga menyangkut peningkatan kapasitas SDM kita agar lebih tanggap, lebih responsif dan terkait dengan kultur, birokrasi kita. Kita ingin mereka bisa memberikan pelayanan yang cepat, dan mau untuk melepaskan ego sektoralnya masing-masing,” ucap Presiden.

Selain itu, Presiden juga terus mendorong pentingnya penyederhanaan proses perizinan, terutama regulasi yang menghambat pelaksanaan berusaha, baik di tingkat kementerian maupun pemerintah daerah. Hal tersebut untuk mengimbangi kecepatan proses yang dibangun melalui online single submission.

“Saya minta sekali lagi untuk dipangkas sebanyak-banyaknya, disederhanakan. Kita (tidak) usah menunggu beberapa daerah yang masih belum siap, ya harus kita paksa agar mereka siap melalui Instruksi Presiden atau Peraturan Presiden,” tegas Presiden.

Terakhir, Presiden juga meminta satuan tugas pendukung OSS terus mengawal jalannya proses perizinan dari awal hingga akhir, sehingga penerapan OSS dapat berjalan lancar dan efektif. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.