Berita Utama

Diskominfo Manokwari Berupaya Menambah Tower BTS

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika Kabupaten (DP Kominfo) Manokwari tengah berupa untuk  menambah tower Base Transceiver Station (BTS) Merah Putih. Permohonan telah di ajukan kepada kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

“Masalahnya saat ini kementrian Kominfo mengutamakan daerah 3T, sedangkan Manokwari tidak termasuk daerah 3T. Kita kana berupaya terus,” jelas Kepala DP Kominfo Manokwari, Bondan Santoso, saat di temui Senin (11/1/2021).

Bondan mengatakan, permintaan penambahan tower tersebut bertujuan untuk menghilangkan balnkspot pada semua kampung di Manokwari. Sehingga semua kampung dapat terlayani jaringan seluler. Mengingat semua desa atau kampung pada tahun 2023 mendatang sudah harus terlayani oleh internet dan seluler, berdasarkan instruksi presiden.

“Itu yang kita kedepankan mengacu pada instruksi presiden,” terang Bondan.

Instruksi tersebut ditindaklanjuti oleh Kementerian Kominfo dalam bentuk pembangunan tower-tower BTS Merah Putih yang terbentang di seluruh kampung atau desa. Walaupun secara bertahap, namun pasti akan berdiri (terbangun) semua guna menjangkau semua kampung.

Dikatakan Bondan, pada tahun 2020 lalu Kabupaten Manokwari difasilitasi oleh Kominfo melalui rekanannya terkait penggunaan tower di Kampung Meyes Distrik Manokwari Utara, untuk menjangkau beberapa kampung di wilayah itu.

Adapun bentangan buangan sinyalnya yakni sepanjang 5 Kilometer (Km). Untuk tahun ini pihaknya masih meminta kepada Kominfo agar bisa membantu dalam bentuk yang sama yakni tower BTS Merah Putih untuk bisa melayani layanan seluler dan internet di wilayah Kabupaten Manokwari.

Lanjut Bondan, berdasarkan laporan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, sekitar 70 kampung belum terakses oleh jaringan seluler.

“Itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang berdomisili. Tetapi secara bentangan buangan sinyal tidak perlu satu kampung satu tower, bisa untuk tiga kampung satu tower,” ungkapnya.

70 kampung tersebut belum terakses jaringan seluler. Sedangkan untuk layanan internetnya ada beberapa kampung yang sudah dibangun tahun lalu, yakni layanan akses Bhakti internet hanya sekitar 12 titik termasuk sekolah di tujuh kampung dari total 70 kampung.

“Akses internet berbeda dengan tower BTS Merah Putih yang khusus untuk seluler dan 4G. Tetapi untuk program Bhakti Aksi untuk program internet desa dan sekolah itu bisa diakses secara gratis,” sebut Bondan.

Adapun sebagian kampung tersebut terdapat di Distrik Manokwari Utara, Tanah Rubuh, Sidey dan sebagian kecil di Masni dan blankspot terbanyak ada di Distrik Sidey, Manokwari Utara dan Tanah Rubuh. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 12 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.