Berita Utama

DPRD Desak Penerapan Sekolah Tatap Muka

MANSEL, papuabaratnews.co – Ketua Dewan DPRD Manokwari Selatan Moses Anari mendesak agar penerapan sekolah tatap muka bisa terealisasi awal Januari 2021.

Pasalnya dari pemantauan yang dia lakukan, penerapan pembelajaran sekolah online dirasa kurang maksimal.

Menurut politikus PDIP tersebut, hal itu dikarenakan infrastruktur penunjang sistem pembelajaran sekolah online belum memadai.

“Pertama itu soal jaringan internet yang belum merata. Kedua, tidak semua orang tua mampu membelikan anak mereka android. Kalaupun ada android, belum tentu anak memahami sistem pembelajaran online. Nanti justru dipakai main game,” katanya di Oransbari, Senin (21/12/2020).

Dia mengimbau, protokol kesehatan (prokes) di setiap sekolah harus disiapkan secara matang guna menunjang sekolah tatap muka Januari 2021 mendatang. Selain itu, dia meminta sekolah agar bisa membuat aturan yang jelas dalam sistem belajar di sekolah.

“Kami mendukung sekolah tatap muka. Tapi harus pakai prokes. Pengaturan harus dari sekolah. Sekolah yang muridnya banyak, harus dibagi jam masuknya, jangan menumpuk sekalian semua,” ujarnya.

“Kalau datang ke sekolah, mereka bisa belajar baik-baik. Jadi, sebagai Ketua DPRD Mansel, saya dukung penuh pembelajaran tatap muka,” sambungnya lagi.

Lanjut dia, anggaran untuk pembelajaran tatap muka harus disiapkan. Hal ini dinilai penting guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Harus ada anggaran untuk ke sekolah-sekolah. Itu untuk kepentingan anak-anak kami. Jadi harus disediakan anggaran untuk program tersebut,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 22 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.