Berita Utama

Dukung Upaya Eliminasi Malaria, Dinkes Gratiskan OAM

MANOKWARI, papuabaratnews.co Dalam rangka mendukung percepatan eliminasi malaria di Papua Barat, Dinas Kesehatan (dinkes) Manokwari menggratiskan obat malaria (OAM) kepada masyarakat, khususnya mereka yang positif malaria.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Marthen Rantetampang mengatakan, hal tersebut telah diprogramkan dan sudah berjalan selama empat tahun terakhir. Dimana pihaknya juga telah bekerjasama dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk menggratiskan obat anti malaria diseluruh layanan.

“Jika sudah datang di dokter praktek khususnya yang sudah bekerjasama dengan kita maka akan mendapatkan obat malaria secara gratis,” jelas Rantetampang, Selasa (15/12/2020).

Dikatakan, pihaknya berupaya memfasilitasi semaksimal mungkin, guna mempercepat eliminasi malaria pada 2023 di wilayah Papua Barat.

“Itu langkah-langkah strategis yang kita lakukan supaya mempercepat proses eliminasi di Papua Barat,” kata dia menambahkan.

Lanjutnya, obat tersebut dapat diperoleh di semua layanan, dimana hampir 80 persen fasyankes di manokwari telah bekerjasama untuk menyediakan obat OAM secara gratis.

“Untuk apotik kemungkinan belum semuanya. Termasuk yang swasta, sebagian besar sudah bekerjsama. Jika obat habis bisa meminta ke kami. Mulai digratiskan sudah sekitar 4 tahun terakhir, sudah lama. Sudah disosialisasikan kepada masyarakat bahwa obat anti malaria sudah disiapkan secara gratis,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga saat ini kasus penularan malaria masih terus terjadi, hampir disemua wilayah di Manokwari terdapat kasus baru malaria. Salah satunya di daerah Prafi yang jumlah kasusnya masih cukup banyak. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 16 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.