Berita Utama

Efektivitas Belajar Selama Pandemi Hanya 30 Persen

MANSEL, papuabaratnews.co – Pandemi Covid-19 turut mengubah pola belajar siswa. Di daerah lain, pola belajar diubah dengan sistem daring.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manokwari Selatan harus putar otak menerapkan sistem berbeda, lantaran keterbatasan akses internet dan masih minimnya siswa yang memiliki gawai.

Dalam sistem belajar ini, para siswa diharuskan menjemput modul belajar di sekolah yang kemudian melaksanakan proses belajar mandiri di rumah.

Kadis Pendidikan dan Olah raga Mansel, Christofol Mandacan mengakui bahwa penerapan sistem belajar di rumah dinilai masih tidak efektif.

Pria lulusan Universitas Manado tersebut menerangkan, efektivitas sistem pembelajaran dari rumah hanya mencapai 30 persen.

“Memang presentasinya 70 persen tidak maksimal. Di mansel sulit untuk menerapkan belajar online, karena akses internet minim serta tidak semua siswa memiliki handphone android. Mereka hanya ambil modul di sekolah, yang mana itu kebijakan saja. Sebenarnya itu tidak boleh, tapi kalau kita tidak lakukan inovasi, kasihan itu anak-anak,” tuturnya, Rabu (6/1/2021).

Dia menyebutkan, kurang maksimalnya proses belajar di masa pandemi ini, menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar. Di mana, para guru harus mampu mengontrol setiap materi serta kemampuan anak. Apalagi menurut dia, sistem belajar di rumah ini mampu mengikis mental siswa.

“Yang sangat merasakan itu adalah guru. Karena guru yang selalu memberikan materi, mengajar dan mengukur kemampuan anak. Dalam proses pendidikan ini, yang menjadi kekhawatiran terbesar itu ada pada karakter anak. Karakter ini sendirinya akan terganggu sekali. Sebagai seorang guru dia tahu. Ketika guru berada dalam kelas bersama siswa, dia bisa mengetahui dan mengontrol perilaku siswa,” ujarnya.

Dia menerangkan, kedepan, pihaknya akan melaksanakan pertemuan dengan orang tua murid guna membahas sistem serta penerapan pembelajaran bagi siswa.

“Dua sampai tiga hari kedepan kita akan keluarkan edaran untuk pihak sekolah agar ada pertemuan persuasif kepada orang tua,” ungkapnya.

Dia kemudian berharap, agar para siswa tetap bersabar dan semangat dalam melaksanakan aktifitas belajar dari rumah.

“Tetap bersabar, dan terutamanya kita berdoa meminta kepada Tuhan sehingga pandemi ini pulih. Sekarang ini, pemerintah pusat dan daerah sementara pikir langkah yang terbaik bagaimana proses belajar ini bisa berjalan secara optimal. Karena sekarang kita tidak bisa paksakan (sekolah tatap muka, red). Jadi pasti kita menentukan langkah yang terbaik,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 7 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.