Berita UtamaInforial

Gerakan Kemandirian Pangan Butuh Sinergitas

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Gerakan kemandirian pangan yang digelorakan oleh pemerintah, membutuhkan sinergitas lintas sektor agar dapat berjalan sesuai ekspektasi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat, Rut W Eka Trisilowati, mengatakan, program ketahanan pangan dapat tercapai secara maksimal jika dikerjakan bersama. Gerakan ini merupakan upaya dari pemerintah bersama masyarakat dalam memanfaatkan serta mengelola seluruh aset seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya finansial, sumber daya teknologi dan sumber daya sosial secara berkelanjutan.

“Untuk menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan melalui tahapan pilot project, replikasi dan pengembangan, serta tahapan kemandirian yang berkelanjutan,” ujar Rut dalam acara pembukaan pelatihan gerakan kemandirian pangan ‘integrated farming’ di Manokwari, Selasa (13/10/2020).

Untuk pertama kalinya Kantor Perwakilan BI Papua Barat, sambung Rut, bermitra bersama Kodam Kasuari/XVIII, Polda Papua Barat, Armada III Sorong, dan Fasharkan TNI AL Manokwari dalam melaksanakan pelatihan praktek lapangan pertanian berbasis organik melalui integrated farming.

“Sekaligus melakukan tahapan pilot project demplot integrated farming organik di masing-masing lahan yang dimiliki,” jelas dia.

Ia melanjutkan, gerakan kemandirian pangan diharapkan dapat melahirkan klaster-klaster ketahanan pangan yang solid, berkesinambungan dan mampu memetakan kawasan dengan komoditas surplus ataupun defisit. Sehingga, pemerintah daerah secara bertahap mulai mengurangi ketergantungan pasokan komoditas dari luar wilayah Papua Barat. Namun, pertukaran barang antar wilayah dimungkinkan dapat terjadi.

“Apabila ada perbedaan tingkat pemilikan sumber daya dan keterbatasan kemampuan wilayah dalam mendukung kebutuhan penduduknya,” tutur dia.

Rut menerangkan, sebagai tahapan awal dari rangkaian kegiatan gerakan kemandirian pangan, maka BI Papua Barat melaksanakan program pelatihan dan praktek lapangan pertanian berbasis organik melalui konsep integrated farming (Pertanian terintegrasi).

Ada lima tujuan dari gerakan kemandirian pangan secara berkelanjutan meliputi;

Pertama, memperkuat ketahanan stok pangan dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan.

Kedua, memanfaatkan inovasi teknologi pangan dan akses ekonomi digital untuk meningkatkan kualitas komoditas pangan, diversifikasi produk, penetrasi pasar domestik dan peningkatan nilai tambah produk.

Ketiga, memperkuat ekosistem dan infrastruktur pendukung melalui peningkatan koorporatisasi, penguatan kapasitas SDM, perluasan akses pembiayaan, perluasan distribusi dan akses pangan masyarakat.

Keempat, meningkatkan kualitas konsumsi pangan dengan menyediakan produk pangan yang bermutu dan lebih terjangkau harganya.

Kelima, memperkuat basis data dan informasi serta mekanisme kualitas penanganan masalah pangan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, menuturkan, gerakan kemandirian pangan telah dicanagkan sejak tahun 2006 silam. Dengan demikian, upaya Bank Indonesia patut diapresiasi.

“Saya bangga karena Bank Indonesia peduli dan selalu bersinergi untuk mendukung kemandirian pangan dengan pendekatan pertanian organik melalui integrated farming dalam rangka peningkatan ekonomi Papua Barat,” ucap Lakontani.

Bank Indonesia, kata dia, telah menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Papua Barat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini tampak jelas melalui sinergi program antara lain inisiasi pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun seluruh kabupaten/kota sebagai upaya menjaga kestabilan harga bahan pangan pokok.

“Dan Bank Indonesia juga telah advisory pemerintah dalam pengambilan kebijakan makroekonomi ekonomi di Papua Barat,” pungkas dia.(PB15)

 **Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 15 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.