Gubernur Buka Musyawarah PWNU Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan resmi membuka musyawarah kerja Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Papua Barat, pada Kamis (30/9/2021).

Musyawarah kerja ini diselenggarakan di salah satu hotel di Manokwari selama dua hari (Kamis sampai Jumat).

Dalam sambutan, Gubernur mengatakan, NU adalah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia bahkan dunia. Untuk itu, pemerintah daerah sangat mengharapkan partisipasi dan peran aktif dari NU dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Baik dari aspek pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan,” ujar Dominggus.

Oleh sebab itu, kata dia, pengurus yang telah dilantik harus kompak satu sama lain agar dapat mengimplementasikan amanah organisasi di seluruh Papua Barat.

Momen pelantikan dan musyawarah kerja ini, tentunya sangat berharga bagi masa depan NU dan masyarakat umum lainnya. “Menuju Papua Barat yang maju,” jelas dia.

Dominggus melanjutkan, ada beberapa tahapan perlu diperhatikan agar NU semakin berkembang, khususnya kesadaran dari masing-masing anggota NU. Selain itu, solidaritas dan tanggung jawab merupakan kunci keberhasilan menjaga eksistensi organisasi hingga ke depannya. “Semoga NU Papua Barat tetap utuh, dan terus berkarya dalam rangka bingkai NKRI,” ucap Dominggus.

Mengingat fungsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral serta etika dalam kehidupan sehari-hari, maka sudah semestinya NU melangkah lebih terarah membantu pemerintah mencapai pembangunan yang berkeadilan. “Saya berpesan, pengurus wilayah yang baru dilantik tetap memiliki semangat juang yang sama,” tutur Dominggus.

Gubernur berharap, kehadiran NU di Papua Barat semakin memberikan kontribusi positif dan menjadi pelopor harmonisasi kehidupan antar umat beragama yang sudah diwariskan sejak dahulu. “Jadi motor penggerak organisasi lainnya,” ucap Dominggus.

Di tengah masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, pemerintah daerah memerlukan sinergitas dan kolaborasi dari seluruh elemen termasuk organisasi keagamaan. Supaya, upaya penanggulangan bencana non alam berjalan sesuai ekspektasi bersama. “Dampak dari pandemi ini berpengaruh ke seluruh sendi kehidupan,” ujarnya.

Usai membuka musyawarah kerja, Gubernur melakukan peletakan batu pertama yang menandai dimulainya pembangunan gedung PWNU Papua Barat di daerah Borarsi Manokwari.

Hal ini sesuai dengan visi misi tentang merawat kerukunan antar umat beragama dan kondusivitas daerah.

Gubernur menilai, pembangunan sekretariat akan terselesaikan apabila seluruh komponen NU maupun lainnya saling berpartisipasi. (PB15)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 1 Oktober 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: