Gubernur Pantau Pelaksanaan UN di Fakfak

MANOKWARI, PB News – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memantau pelaksanaan ujian nasional Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Fakfak, Selasa (3/4).

Pada kegiatan pantauan UN tahun 2018 ini Gubernur didampingi Bupati Fakfak, Mohammad Uswanas serta sejumlah pimpinan OPD baik Pemprov Papua barat maupun Pemkab Fakfak. Mereka mengunjungi dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni SMK Negeri 1 Fakfak di Kampung Werba, Distrik Fakfak Barat dan dan SMK Yapis di Fakfak Kota, Distrik Fakfak Kota.

Dalam pantauannya itu Gubernur memberikan motivasi kepada peserta ujian agar tetap semangat dalam menyelesaikan soal dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mencapai cita-cita mereka.

“Semangat anak-anak, berjuanglah untuk menyelesaikan semua soal ujian. Kerjakanlah dengan baik dan tenang, sehingga Anda berhasil dan kelak apa yang menjadi cita-citamu bisa terwujud,” kata Gubernur kepada para siswa.

Secara terpisah, Ketua Panitia Ujian Nasional SMA/SMK Papua Barat, Sudjanti Kamat mengatakan, hari ini (kemarin, red) merupakan hari pertama ujian nasional SMK Papua Barat.

Dia mengungkapkan, Gubernur dan Wakil Gubernur berbagi lokasi dalam memantau pelaksanaan ujian di daerah ini.

Ia menjelaskan, UN SMK di Papua Barat tahun 2018 diikuti sebanyak 3.502 siswa.  2.924 diantaranya akan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sisanya masih menggunakan pensil.

Dari 13 kabupaten/kota, kata Sudjanti, hanya SMK di enam kabupaten/kota yang menyelenggarakan UNBK. Secara keseluruhan terdapat 31 SMK di provinsi ini yang menyelenggarakan UNBK.

“Yang pasti hari ini seluruh SMK menggelar ujian, kami belum menerima laporan terkait kendala dilapangan terutama yang melaksanakan UNBK,”sebutnya lagi.

Ia menambahkan, pelaksanaan UN SMK di Papua Barat mundur satu hari dari jadwal yang telah ditetapkan secara nasional. Hal terjadi karena hari pertama pada jadwal nasional bertepatan dengan hari libur fakultatif.

“Tanggal 2 April bertepatan dengan hari Paskah. Makanya kami mengajukan  usulan perubahan dan hari baru kami bisa melaksanakan,” sebutnya lagi.

Menurutnya, perubahan jadwal ini tidak mengganggu teknis pelaksanaan ujian di daerah tersebut. Bagi sekolah yang mengalami kendala diminta segera menyampaikan kepada panitia agar cepat ditangani. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: