Berita Utama

Harga Ayam dan Telur di Pasar Wosi Belum Stabil

MANOKWARI, papuabaratnews.co Lonjakan harga daging ayam dan telur di pasar tradisional Wosi masih terjadi hingga menimbulkan keluhan dari masyarakat di wilayah setempat.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Manokwari, Frengki Saiba, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para distributor untuk segera menstabilkan harga kedua komoditas tersebut. Namun, hingga kini belum berefek pada penurunan harga di pasaran.

“Kami sudah mendesak para distributor ayam dan telur ayam untuk menstabilkan harga jual dua komoditas tersebut secara perlahan dalam waktu sepekan,” kata dia, saat dikonfirmasi Papua Barat News di ruang kerjanya, Kamis (9/8/2018).

Menurut dia, lonjakan kedua komoditas itu disebabkan oleh keterbatasan stok akibat dari keterlambatan distribusi dari luar wilayah Manokwari dalam waktu sepekan.

Supaya meminimalisir kondisi tersebut, kata Kabid Perdagangan, akan diupayakan bersama Dinas Peternakan untuk memanfaatkan para peternak ayam dan telur yang ada di Papua Barat. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat akan daging ayam dan telur bisa dipenuhi serta tidak membutuhkan banyak biaya untuk mendatangkan dari luar Papua Barat.

Hal senada pun dikemukakan oleh Voni salah satu distributor telur di Pasar Wosi. Dia menuturkan, selain keterbatasan pasokan yang diperdagangkaan, lonjakan harga itu dipengaruhi dari lonjakan harga di Pulau Jawa dimana menjadi daerah asal pasokan daging ayam.(PB16)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.