Harga Daging Ayam dan Telur Melonjak, Disperindagkop akan Cari Solusi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Lonjaknya harga daging ayam dan telur yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini membuat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Manokwari berpikir keras untuk mencari solusinya. Pasalnya, harga daging ayam yang berkisar antara Rp.60.000-70.000/kg, dan harga telur yang berkisar Rp. 50.000-60.000/kg sangat meresahkan masyarakat. Antara lain: pembeli, pengusaha rumah makan dan warung makan yang ada di Manokwari.

Kepala Bidang Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Manokwari, Frengky Saiba, S.sos, saat ditemui Papua Barat News, Rabu (2/8/2018), di ruang kerjanya membenarkan adanya kenaikan harga dua komoditas tersebut.

“Sesuai hasil pantauan tim Disperindagkop di pasar tradisional wosi beberapa hari lalu, ditemukan bahwa harga daging ayam dan telur meningkat tajam”, katanya. Telur yang semula harganya, Rp. 40.000/rak, melonjak tajam menjadi, Rp. 50.000/rak. Sementara, daging ayam yang semula harganya, Rp. 50.000/kg, juga melonjak tajam menjadi, Rp. 60.000-70.000/kg,” terang Frengky.

Menurutnya, dua komoditas tersebut masih dipasok distributor dari luar Manokwari. Sementara, ketersediaan dua komoditas tersebut yang ada di Manokwari belum mampu melayani kebutuhan masyarakat Manokwari. Sehingga, mengakibatkan lonjakkan harga yang melampaui daya beli masyarakat Manokwari, tambahnya.

Terkait kondisi ini, kata Kabid Perdagangan, Dinas Perindagkop akan memanggil para distributor dua komoditas tersebut dalam waktu dekat guna berkoordinasi untuk segera mempercepat pasokan dua komoditas ini. “Supaya, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kira-kira sepekan ke depan, harga dua komoditas ini sudah bisa dapat distabilkan kembali,” tutur Frengky.

Ke depan, dia berharap, Pemerintah mengupayakan mencari solusi-solusi yang tepat untuk bisa mengatasi kondisi-kondisi pasar seperti ini langkah yang diambil adlaah memberdayakan para pengusaha ayam lokal yang ada di Manokwari. “Daripada, selalu mendatangkan berbagai komoditas dari luar daerah,” tutup Frengky.(PB16)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: