Harga Mulai Turun, Masyarakat Diminta Tak Timbun Migor

JAYAPURA – Pemberlakukan harga minyak goreng Rp 14.000/liter oleh Pemerintah akan diterapkan pada Selasa (25/1/2022).

Untuk itu, Kepala Dinas Perindakop UMKM dan Tenaga Kerja Papua Omah Laduane meminta masyarakat tidak memborong dan menimbun minyak goreng (migor) karena harganya akan turun pada Selasa (25/1/2022).

“Masyarakat terutama ibu-ibu tidak perlu membeli minyak goreng berlebihan karena secara serentak harganya akan turun Selasa mendatang sesuai instruksi pemerintah,” ujarnya di Jayapura, Minggu (23/1/2022).

Diakui, saat ini yang sudah menurunkan harga minyak goreng adalah merk Bimoli dan itu dilakukan sejak Jumat (21/1/2022) hingga beberapa pusat perbelanjaan diserbu masyarakat.

“Namun sesuai pengumuman pemberlakukan harga migor Rp 14.000/liter baru diterapkan Selasa mendatang,” tegas Laduane.

Sementara itu beberapa ibu yang sedang mengantri di kasir salah satu toko jaringan Saga menyatakan sangat mendukung kebijakan tersebut karena dapat meringankan uang belanja.

“Pasti sangat bersyukur bila harganya turun tidak saja Bimoli tetapi merk lainnya juga sehingga kami tidak lagi harus membeli dengan harga yang mahal karena sempat berkisar Rp21.000/liter hingga Rp 24.000/liter,” ungkap mama Aini yang mengaku tinggal di kawasan APO, Kota Jayapura seraya menambahkan turunnya harga minyak goreng lumayan karena mencapai Rp 10.000/liter.

Sebelumnya, Pemerintah sudah menetapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng. Kebijakan minyak goreng satu harga itu diterbitkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 03 Tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan untuk Kebutuhan Masyarakat dalam Kerangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Kebijakan ini berlaku sejak 19 Januari 2022 pukul 00.01,

Untuk mencegah masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng, Wakil Presiden memerintahkan operasi pasar dilakukan secara lebih luas dan sering.

”Saya akan minta Menteri Perdagangan untuk melakukan operasi pasar. Jangan ada (masyarakat) kesulitan mencari minyak goreng,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam keterangan kepada wartawan di sela kunjungan kerjanya di Provinsi Banten, Kamis (20/1/2022).

Kenaikan harga minyak goreng terjadi sejak akhir tahun lalu. Minyak goreng curah dan kemasan yang biasanya dijual Rp 9.500-Rp 12.500 per liter melonjak menjadi Rp 17.500-Rp 22.000 per liter. (ANT/KOM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: