Berita Utama

Hasyim: KPU Telah Menerapkan Prinsip Terbuka dan Akuntabel

JAKARTA – Pada Rabu (14/12/2022), Komisi Pemilihan Umum atau KPU bakal mengumumkan parpol-parpol yang lolos verifikasi administrasi dan faktual sehingga bisa menjadi peserta Pemilu 2024. Namun, beberapa pekan terakhir beredar informasi dari penyelenggara pemilu di daerah dan dari masyarakat sipil soal dugaan adanya perubahan berita acara rekapitulasi verifikasi faktual parpol pada tahap awal yang tak sesuai prosedur dan prinsip penyelenggaraan pemilu yang akuntabel.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengklarifikasi soal dugaan tersebut di kantor KPU pada Senin (5/12/2022). Ia menegaskan, KPU dalam menjalankan verifikasi parpol telah menerapkan beberapa prinsip, yakni terbuka dan akuntabel.

“Hal ini dibuktikan dengan penyampaian Berita Acara (BA) verifikasi faktual secara hierarkis dari KPU kabupaten/kota sampai ke KPU RI melalui Sipol (Sistem Informasi Parpol). Kemudian, BA rekapitulasi hasil verifikasi faktual disampaikan ke parpol dan Badan Pengawas Pemilu,” ungkap Hasyim Asy’ari.

Selain itu, kata Hasyim, tidak ada yang berbeda dalam BA verifikasi faktual. KPU melakukan proses verifikasi faktual dengan prinsip akuntabel sehingga perlu kehati-hatian dalam penerbitan BA.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaan tahapan verifikasi parpol agar terlaksana dengan baik, KPU melakukan tata kelola dengan beberapa instrumen, yakni konsolidasi dan asistensi dengan berbagai metode agar lebih efektif sehingga instruksi ini lebih menekankan persamaan persepsi dalam implementasi regulasi di tahapan verifikasi parpol.

Hasyim dengan tegas membantah tudingan ada ”iming-iming” bagi anggota KPU daerah untuk mengubah BA dan ada ancaman jika tak mengikuti instruksi KPU RI.

“Tudingan itu tak benar. Dalam rencana strategis KPU tahun 2020 sampai 2024 telah dijelaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU diukur dari terselenggaranya pemilu yang berkualitas dan dapat menjamin pelaksanaan hak politik masyarakat yang dipengaruhi tujuh aspek. Di antaranya, aspek sumber daya manusia dan kepemimpinan dalam kelembagaan KPU. Tentunya, dalam pelaksanaan pemilu, kedua aspek tersebut harus bersinergi dengan didasari integritas dan loyalitas,” jelasnya. (KOM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.